VIVAnews - PT Kereta Api Indonesia menunjuk Rudi Krisno sebagai Kepala Stasiun Jakarta Kota dan Iyus Wahyudin sebagai Wakil Kepala Stasiun. Keduanya menggantikan Jatun dan Suyatno yang dicopot atas permintaan Menteri Perhubungan Freddy Numberi.
Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT KAI Ignasius Jonan seusai bertemu dengan Menteri Perhubungan Freddy Numberi. Menurut Jonan penunjukan keduanya didasarkan pada pilihan yang terbaik dan sesuai dengan kompetensi. Pergantian itu cukup baik untuk meningkatkan disiplin pegawai. Selanjutnya mantan kepala stasiun yang diganti itu dipindah menjadi staf di kantor pusat.
Kepala Stasiun Kota Rudi Krisno mengatakan dirinya akan berusaha untuk meningkatkan ketertiban lingkungan dan kebersihan stasiun. Selain itu, ketertiban sumber daya manusia harus ditingkatkan.
"Hal-hal yang kurang kita akan perbaiki, Pak Menteri berpesan stasiun itu fasilitas negara untuk itu pelayanan harus ditingkatkan," ujarnya di Departemen Perhubungan, Jakarta, Rabu 28 Oktober 2009.
Rudi sendiri telah menjadi kepala stasiun sejak tahun 2000. Sebelumnya dia menjadi kepala Stasiun Bekasi. Ia juga pernah menjadi kepala Stasiun Karawang dan Serang.
Sementara Iyus Wahyudin telah menjadi kepala Stasiun sejak 1997. Sebelumnya dia menjabat Kepala Stasiun Pasar Minggu, Kepala Stasiun Tangerang.
Seperti diketahui Kepala dan Wakil Kepala Stasiun Kota dicopot setelah menteri perhubungan melakukan sidak pada Sabtu 24 Oktober ke Stasiun Kota. Menhub menilai kondisi stasiun Kota termasuk kumuh, sementara keduanya tak ada di tempat pada saat melakukan sidak. Padahal aturannya jika Kepala Stasiun tidak ada, harus terdapat wakilnya.