VIVAnews - PT Kereta Api bertekad untuk memperbaiki kebersihan stasiun hingga 1 Februari 2010. Selama ini kondisi stasiun memang banyak dikeluhkan karena kebersihannya yang jauh di bawah standar.
Kebersihan stasiun Jakarta-Kota kini tengah disorot setelah Menteri Perhubungan Freddy Numberi melakukan sidak ke stasiun Kota. Dalam sidak tersebut, sang kepala stasiun dan wakilnya tidak berada di tempat.
"Kebetulan menterinya baru, pada saat sidak menemukan banyak kelemahan dan tidak bersih. Tapi targetnya hingga 1 Februari 2010 akan kami bersihkan semua stasiun semaksimal mungkin," kata Direktur Utama PT Kereta Api Ignasius Jonan seusai bertemu Menteri
Perhubungan di Departemen Perhubungan, Jakarta Rabu 28 Oktober 2009.
Menurut dia pembersihan semua stasiun itu belum dapat dilakukan karena masih terbatasnya anggaran.
PT Kereta Api Indonesia menunjuk Rudi Krisno sebagai Kepala Stasiun Jakarta Kota dan Iyus Wahyudin sebagai Wakil Kepala Stasiun. Keduanya menggantikan Jatun dan Suyatno yang dicopot atas permintaan Menteri Perhubungan Freddy Numberi.
Direktur Utama PT KAI Ignasius Jonan mengatakan, penunjukan keduanya didasarkan pada pilihan yang terbaik dan sesuai dengan kompetensi. Pergantian itu cukup baik untuk meningkatkan disiplin pegawai. Selanjutnya mantan kepala stasiun yang diganti itu dipindah menjadi staf di kantor pusat.
Sementara dalam pertemuan tersebut, Menteri Perhubungan meminta PT KA meningkatkan pelayanan angkutan kereta api. Tidak hanya itu, pembangunan double track seperti Surabaya-Banyuwangi juga diminta segera diwujudkan. Saat ini pembangunan double track masih menunggu persetujuan dari Kementerian BUMN.