Metro

Waspada, 7.000 Pohon di Jaksel Rawan Tumbang

Warga diminta waspada dengan angin kencang yang berpotensi mengakibatkan pohon tumbang.

Selasa, 10 November 2009, 12:21 WIB
Eko Priliawito, Sandy Adam Mahaputra
Pohon Tumbang Gondangdia Timpa Mobil Box (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Memasuki musim hujan, Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Selatan mengimbau warga mewaspadai adanya  angin kencang yang berpotensi menumbangkan pepohonan.

Berdasarkan pendataan, di Jakarta Selatan saat ini terdapat sekitar 7.000 pohon yang rawan tumbang.

Pohon rawan tumbang itu tersebar di wilayah Jakarta Selatan, yakni Jalan Antasari, TB Simatupang, Fatmawati, Iskandar Muda, Kebayoran Lama Raya, Brawijaya, Darmawangsa, Cilandak KKO.

Tempat lainnya adalah Lebak Bulus, Pasar Minggu Raya, Patiunus, Hang Jebat, Bendi, Soepomo, Kalibata Raya, Ragunan, Warung Buncit, Pesanggrahan Raya, dan M. Kahfi.

"Dari daerah tersebut paling banyak jenis pohon Angsana dan Mahoni yang  rawan tumbang," ujar Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Selatan, Heru Bambang, Selasa 10 November 2009.

Bagi warga yang mobil dan rumahnya tertimpa pohon bisa mengajukan ganti rugi ke Dinas Pertamanan dan Pemakaman Provinsi DKI Jakarta. Penggantian akan diberikan dalam bentuk santunan sebesar Rp 10 juta.

"Itu maksimal, kami lihat kerusakannya," katanya.

Dia melanjutkan santunan tersebut dilakukan setelah Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta bekerja sama dengan pihak asuransi.

Persyaratan pemberian santunan tersebut hanya melampirkan fotokopi Kartu Tanda Pengenal (KTP), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Foto kendaraan yang tertimpa  dan laporan kepolisian.

"Prosesnya cepat kalau semua persyaratan dilengkapi," tuturnya.

Di Jakarta Selatan untuk tahun ini sudah ada dua kendaraan yang diganti.  Selain kendaraan, rumah yang tertimpa pohon tumbang juga akan mendapat penggantian yang sama.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ