Metro

Listrik Padam, Massa Serbu Kantor PLN

Mereka meminta PLN tidak melakukan pemadaman secara sepihak.

Jum'at, 13 November 2009, 14:10 WIB
Amril Amarullah
  (PLN Jawa-Bali)

SURABAYA POST -- Sekitar 100 mahasiswa dan masyarakat Kec. Pajarakan Kab. Probolinggo demonstrasi ke Kantor PLN Kraksaan dekat alun-alun, Jumat 13 November 2009.

Massa yang menamakan diri Gerakan Mahasiswa dan Masyarakat Butuh Listrik (Gembul) itu meminta PLN tidak melakukan pemadaman secara sepihak.

Mereka berjalan kaki dari kampus Universitas Zainul Hasan Genggong (Uniza) ke alun-alun dengan berpakaian silat warna hitam. Poster-poster diacungkan bertuliskan: Listrik Padam UKM Hancur, PLN Jangan Sewenang-wenang. Demonstran ditemui Manajer Unit Pelayanan Jaringan PLN Kraksaan, Hari Subagyo.

Koordinator aksi, Ulumuddin yang Presiden Mahasiswa Uniza, mengatakan, warga menyesalkan pemadaman listrik sepihak tanpa pemberitahuan yang terjadi Kamis (12/11) sore pukul 17.00-20.00.

"Semestinya pemadaman harus diumumkan agar warga ada persiapan," katanya. "Sebab pemadaman listrik merusak perekonomian usaha kecil," sambungnya.

Demonstran juga menuntut transparansi pengelolaan keuangan PLN sehingga tidak gampang dikorupsi oleh pegawainya. "Warga dituntu membayar listrik tepat waktu tapi pelayanan PLN seenaknya," kata Ulumuddin.

Menanggapi tuntutan itu, Manajer PLN, Hari Subagyo, menjelaskan, pemadaman terjadi karena ada kerusakan pembangkit listrik di Muara Karang Jakarta sehingga mengurangi pasokan listrik Jawa-Bali.

Keputusan PLN dilakukan pemadaman bergilir untuk membagi pasokan yang berkurang ini. ”Pemadaman tidak terjadi di sini saja tapi juga di kota lain. Mestinya warga harus memahami dan menerima kondisi ini,” katanya.

Menurutnya, PLN sudah mengumumkan pemadaman bergilir ini lewat media sehingga tidak ada alasan tidak tahu. Semestinya, sambung dia, perbaikan memerlukan waktu dua-tiga hari tapi rupanya molor. Dijadwalkan pada 22 November perbaikan selesai sehingga tak ada lagi pemadaman.

Laporan: Iksan Mahmudi, Probolinggo 



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ