VIVAnews - Sedikitnya 40 persen wilayah Jakarta berada di bawah permukaan laut. Kemungkinan beberapa wilayah akan tenggelam.
Berdasarkan data yang dimilik Wahana Lingkungan Hidup dan penelitian dari Institut Teknologi Bandung sejak tahun 1982 hingga 1997 penurunan tanah di wilayah Jakarta per tahunnya mencapai 5 - 20 sentimeter.
Daerah yang terancam itu seperti kawasan elit Jalan Sudirman, Kuningan, Kelapa Gading, Kebayoran, Ancol, Marunda, Pademangan, Gunung Sahari.
Menurut Direktur Eksekutif Walhi Jakarta, Ubaidillah penurunan tanah di Jakarta karena adanya penyedotan air dalam skala besar. Ditambah lagi banyaknya gedung baru yang tidak memiliki serapan air.
"Bayangkan saja Juni 2009 ada 364 perbelanjaan di Jakarta. Dari jumlah itu sebanyak 57 adalah mal," kata Ubaidillah di Kantor Walhi Jalan Kalibata Timur, Jakarta Selatan saat konferensi pers tanggap darurat Siaga Bencana Banjir, Rabu, 18 November 2009.