VIVAnews – Dalam sepekan terakhir wilayah Jakarta Barat, khususnya Taman Sari dan Kembang, tercatat sebanyak 143 kasus kriminal. Itu sebabnya Kepolisian Daerah Metro Jaya menetapkan kawasan ini sebagai daerah yang paling rawan kejahatan.
"Kasusnya terdiri dari pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan kekerasan, kejahatan dengan senjata tajam dan senjata api, dan narkoba," ujar juru bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli, Senin 23 November 2009.
Jakarta Selatan menduduki ranking kedua yakni 127 kasus kejahatan. Selanjutnya Jakarta Utara 85 kasus, Jakarta Timur 85 Kasus, dan Jakarta Pusat 85 Kasus.
Daerah yang dinilai paling aman adalah Kepulauan Seribu. Sebab polisi tidak punya catatan kriminal dari daerah ini.
Untuk daerah-daerah yang masih banyak angka kriminalitasnya, aparat kepolisian akan mengintensifkan keamanannya. “Terutama untuk kasus pencurian kendaraan bermotor yang menggunakan senjata api," katanya.
Kepolisian juga mengajak anggota masyarakat untuk mengintensifkan siskamling. Bila mencurigai ada tindak kejahatan, warga diminta langsung melapor ke polisi.
Untuk mengantisipasi maraknya kejahatan, aparat akan rutin mengadakan operasi Sikat Jaya. Operasi ini sudah berlangsung sejak 20 November 2009 dan rencananya sampai 19 Desember 2009.
"Kami akan fokuskan kepada kejahatan jalanan, dan penggunaan senjata api yang digunakan oleh para pelaku kejahatan," katanya.
Dari operasi selama dua hari terakhir, polisi berhasil membekuk 19 tersangka yang terdiri dari 5 tersangka pemerasan, 1 copet, 12 perjudian, dan 3 pencurian dengan kekerasan.
"Untuk senjata api belum ada yang kami amankan," tambahnya.