Metro

Jakarta Barat, Wilayah Terbanyak Penjahatnya

Banyaknya kejahatan, kata polisi, bukan karena soal banyaknya tempat hiburan malam.

Senin, 30 November 2009, 16:23 WIB
Siswanto, Zaky Al-Yamani
Razia Preman (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews – Polda Metro Jaya mengungkap sebanyak 199 kasus kejahatan yang terdiri 35 pemerasan, 17 penjambretan, 24 perjudian, dan 99 pencurian selama operasi Kilat Jaya menjelang Natal dan Tahun Baru 2010. Dari jumlah itu, polisi telah menetapkan 515 tersangka.

Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Idham Azis mengatakan dari 12 daerah yang jadi sasaran operasi, Jakarta Barat merupakan wilayah yang paling banyak jumlah kejahatannya, yakni 41 kasus. Daerah ini juga terbanyak penjahatnya.

Ditanya kenapa Jakarta menjadi wilayah yang paling tinggi jumlah kasus kejahatannya, Idham mengatakan karena pengaruh heterogenitas masyarakat yang menetap di sana. “Selain itu di sana merupakan sentra ekonomi di Jakarta,” katanya.

Idham membantah kalau banyaknya tempat hiburan malam ikut menjadi pemicu tingginya angka kejahatan di Jakarta Barat.

Idham menambahkan aparat kepolisian akan terus melakukan operasi Kilat Jaya hingga 20 hari ke depan. Operasi ini untuk menciptakan ketertiban.

“Sekarang ini kan baru sepertiga dari pelaksanaan operasi,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli.


• VIVAnews
Rating
Komentar
yunita nurcahyani
30/11/2009
wah msa..???org2 pda tkud donk klw pda ke jakarta..bnyak penjahat'y....berarti hruz lbih di tingkatkn kembali keamanan'y...krn mreshkn wrga sktar dan pendatang jga... jkarta kn ibu kota indonesia msa bnyk pnjahat sech...!!!! trims..
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ