Metro

Tifatul: Kasus Century Jangan Digoreng Terus

Masalah Century sudah detail, hanya sekarang yang beredar adalah fitnah.

Selasa, 1 Desember 2009, 09:42 WIB
Heri Susanto, Agus Dwi Darmawan
Jusuf Kalla berjabat tangan dengan Tifatul Sembiring (Antara/ Saptono)


VIVAnews - Menkominfo Tifatul Sembiring mengatakan dua pejabat yang namanya tersangkut kasus Bank Century tidak perlu mundur atau non aktif dari jabatannya sekarang. Menurutnya apa yang ada sekarang bisa tetap diselesaikan dan dihadapi masalahnya tanpa harus mengganggu kegiatan pemerintahan.
 
Menteri Tifatul mengatakan bahwa masalah Bank Century adalah masalah pengambilan kebijakan untuk menyelamatkan negara.
 
"Masalah sudah detail, hanya sekarang yang beredar adalah fitnah. Ini jangan digoreng terus ini jadi masalah politik yang sepertinya menjadi kurang pas," kata Tifatul di Kantor Menko Perekonomian, Selasa 1 Desember 2009.
 
Publik dianjurkan sebaiknya jangan terlalu terlarut dengan putusan yang belum diambil oleh Dewan Perwakilan Rakyat, apalagi sampai beropini sendiri.

Kondisi ini penting agar opini yang ada tidak menggoyang ekonomi Indonesia seperti kejadian yang menimpa mantan Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah.
 
"Dulu pak Burhanduiin, itu kasusnya digoreng sehingga menyebabkan rupiah jatuh. Akibatnya Bank Indonesia harus menambah US$ 10 miliar ke pasar. Kita tidak ingin masalah jadi seperti itu," ujar dia.

Menteri Tifatul menegaskan bahwa masalah Bank Century yang ada sekarang ada masalah yang hanya diisukan. "Silakan diledakkan, tapi ini sebenarnya bukan masalah bangsa ini," kata Tifatul.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
usman
02/12/2009
(viva news) "Menteri Tifatul mengatakan bahwa masalah Bank Century adalah masalah pengambilan kebijakan untuk menyelamatkan negara" .... sebelum dibongkar, mungkin bukan begitu, bang!!
Balas   • Laporkan
yuna
01/12/2009
kebanyakan masyarakat kita terlalu reaktif,menunjukkan sikap kekanakan, belum punya kedewasaan, tidak hanya dalam hal century tp jg dalam byk hal, emangnya yg komentar2 ini termasuk saya mengerti benar permasalahannya?punya semua bukti?kalo iya silahkan t
Balas   • Laporkan
Gabriel
01/12/2009
Pak dah empuk kursinya... enjoy ur sit or shit
Balas   • Laporkan
ipunk
01/12/2009
Musim kampanye sudah lewat...,yang kemarin bicara membela kepentingan rakyat pada kemana nih..??? katanya anti korupsi, bersih, dan peduli...peduli ama siap ya...????
Balas   • Laporkan
Sosi
01/12/2009
Pak Tifatul tak paiwai sebagai Menkoinfo seharusnya menjadi menteri peranan wanita karena terlampau flamboyan dan wangi..
Balas   • Laporkan
adhe
01/12/2009
oh...maksudnya di diamin aja gitu pak?, rakyat ga usah tau....... aduh..kasian amat ya rakyat indonesia....udah mayoritas hidup dalam kesusahan, di paksa bayar pajak juga, eh duit rakyat yg terkumpul pun dipakai buat nalangin bank yg notabenenya rusak la
Balas   • Laporkan
wijaya
01/12/2009
man.. man... lha masalahnya belum jelas benar kok, diributin kayak gini. Kan yang banyak dan ramai, belum tentu benar. jadi bersabarlah, man.. agar benar2 terungkap, nggak usah ngegosip apalagi main fitnah ...
Balas   • Laporkan
sugiharto
01/12/2009
iya...pemerintah juga terlalu lama "menggoreng" bank century....lemot....tidak transparan.....ke mana larinya dana talangan yang sebenarnya???
Balas   • Laporkan
nur
01/12/2009
Tifatul memang oportunis, ketahuan belangnya
Balas   • Laporkan
iman
01/12/2009
tul...tul, kasus ini jelas masalah bangsa. la wong duit yg buat nalangin duit rakyat ko dibilang bukan masalah bangsa, katanya mo berantas korupsi tapi ko malah melindingi koruptor????
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ