VIVAnews - Topik kemacetan seakan tak pernah hilang dari pembahasan warga Jakarta. Hampir setiap hari warga dihadapkan pada masalah yang seolah tak ada jalan keluarnya.
Sejumlah program yang dicanangkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dari tahun ke tahun pun tak mampu meredam masalah. Kemacetan terus menjadi pemandangan kota Jakarta. Bahkan, kian hari kian parah.
Berikut kami tampilkan sejumlah komentar warga mengenai kondisi kemacetan Jakarta yang kian kronis. Komentar itu menanggapi berita: Macet Kian Kronis, Kirimkan Pendapat Anda! yang dipublikasikan VIVAnews, Senin, 7 Desember 2009.
"Festival macet kayaknya cocok deh di Jakarta. Sebarkan ke seluruh dunia jadi paket wisata," kata Joki.
Wing Parikesit menambahkan, "Kalau saya sih yakin kemacetan bakal bertambah parah kalau nggak ada niat dan keberanian dari aparat untuk mengatur lalulintas. Malam minggu saya lewat Fatmawati menuju Pondok Labu, dalam keadaan macet yang sangat parah tetapi tidak ada seorangpun polisi yang mengatur di pertigaan Dapur Susu yang ada cuma Pak Ogah."
Sementara Andreas N mengkritik buruknya sistem transportasi di Jakarta yang mengakibatkan warga enggan meninggalkan kendaraan pribadi. "Kenderaan umum yang nyaman, cepat ditambah, dan fasilitas shuttle bus yang aman dan bersih disediakan segera. MRT segera dibangun," ujarnya.
Sejumlah warga juga mengkritisi banyaknya bangunan pusat bisnis yang terkonsentrasi di tengah kota tanpa memiliki area parkir yang memadahi sehingga menimbulkan kemacetan. "Kemacetan hanya bisa diatasi bila ada penyebaran kantor-kantor dan mall ke pinggiran atau moda transportasi alternatif seperti subway. Bila tidak, kemacetan akan terus semakin parah dan akhirnya stagnan," kata Budi Widagdo.
Pertumbuhan kendaraan pribadi di Ibu Kota kian tak terkendali. Jika tak segera ada pembenahan pola transportasi, pada tahun 2014 Jakarta diprediksi akan mengalami kemacetan total.
Baca juga: Transportasi di Jakarta Mirip Penyakit Kanker
***
VIVAnews akan membuka diskusi soal keadaan traffic Jakarta setiap hari. Kalau Anda punya pendapat dan kekeselan seputar kemacetan dan keadaan Jakarta, kirimkan via comment. Pendapat Anda kami muat di VIVAnews.