Metro

Penipu Berkedok TNI Ditangkap Polisi

Pelaku selalu mengincar wanita untuk dijadikan sebagai korbannya.

Senin, 7 Desember 2009, 14:19 WIB
Eko Priliawito, Sandy Adam Mahaputra
Polisi tangkap pelaku kejahatan di Kuningan (Brigadir Satu Anjar Hari Saputra)

VIVAnews - Satuan Reserse Mobil (Resmob) Dirkrimum Polda Metro Jaya menangkap pelaku pemerasan dan penipuan yang mengaku sebagai tentara.

Kepala Satuan Resmob, Ajun Komisaris Besar Achmad Rivai mengatakan, tersangka bernama Yohanes Benny Lotte alias Benny, telah menjalankan aksinya sejak 2006.

Warga Cerbonan RT 01/03, Karang Anyar, Solo, Jawa Tengah, selalu mengaku sebagai anggot TNI AU untuk melakukan aksinya.

"Modus yang digunakannya adalah dengan mengaku sebagai anggota TNI AU yang masih aktif dan menunjukkan kartu anggota kepada korbannya," ujar Rivai, Senin 7 Desember 2009.

Tersangka ditangkap petugas di Stasiun Beos, Kota. Dan dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku anggota TNI AU Solo sejak Januari hingga tahun 2004, berpangkat Sersan Mayor dan dipecat (desersi).

Penangkapan berawal dari laporan seorang wanita bernama Wahyu Sri Hartini, warga Gunung Kunci RT 04 RW 09, Kertasura, Sukoharjo yang mengaku tertipu oleh tersangka.

Kepada polisi, korban mengungkapkan dirinya telah mengambil uangnya sebesar Rp 2.000.000 dengan alasan untuk pendaftaran sebagai petugas keamanan di Pertamina.
 
"Tersangka mengiming-imingi janji muluk dan akan menikahi korbannya. Tersangka selalu menunjukkan kartu anggotanya untuk menjalankan aksi," jelasnya.

Sebagai barang bukti, polisi mengamankan sebuah kartu anggota TNI AURI milik tersangka dan uang sebesar 33 ribu rupiah.

Sementara itu, Resmob Polda Metro Jaya juga berhasil membekuk Rudi Setiawan pelaku perampasan di Stasiun Kota, Jakarta Barat.

Pelaku yang kerap melakukan aksinya diatas kereta tersebut ditangkap setelah melakukan perampasan terhadap Xaveria Hadjon di Stasiun Kota. "Pelaku mengaku sudah lima kali beraksi, dan sasarannya memang para penumpang kereta api," kata Rivai.

Dari tangan pelaku, petugas juga mengamankan dua unit telepon genggam, Kartu anjungan tunai mandiri, dan uang tunai Rp 150.000.

Petugas juga masih melakukan pengejaran terhadap beberapa rekan pelaku, kini pelaku masih mendekam di tahanan Polda Metro Jaya.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ