VIVAnews - Gerakan nyata 'Koin Peduli Prita' telah menghimpun dana lebih dari Rp 92 juta. Angka ini adalah hasil dari penghitungan kemarin dan belum ditambah hasil pengumpulan dari posko lain.
"Semalam hasil penghitungan telah mencapai Rp 92 juta," ujar koodinator 'Koin Peduli Prita' Ade Novita, Kamis 10 Desember 2009 .
Menurut Ade, penggalangan dana untuk membebaskan Prita dari jerat hukum akan dilakukan sampai hari ini. Sementara besok akan dilakukan penghitungan secara manual hasil pengumpulan dana dari seluruh posko yang ada di Indonesia.
"Posko akan buka sampai hari ini saja. Sementera besok akan dilakukan penghitungan dan tanggal 17 akan tutup buku," ujar Ade.
Diperkirakan proses penghitungan akan dilakukan hingga dua hari kedepan, sambil menunggu hasil pengumpulan dari posko lain sampai ke posko pusat.
Ade menambahkan, bila mediasi atara Prita dan RS Omni berhasil, maka uang tersebut akan tetap di serahkan kepada Prita meski yang bersangkutan sebelumnya menolak.
Sementara itu ade menyampaikan bahwa hal ini dilakukan untuk mengetuk kepedulian masyarakat, meski dengan nilai rupiah yang terkecil.
"Maunya ini berlanjut dan jadi ada wadah untuk membantu korban ketidakadilan," ujar Ade lagi.
Gerakan 'Koin Peduli Prita' dipicu dari vonis Pengadilan Tinggi Banten yang mengharuskan Prita membayar ganti ruhi kepada Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutera sebesar Rp 204 juta.
Sejak digagas dalam diskusi di mailing list (milis) Sehat Group pada Kamis petang lalu, ajakan pengumpulan koin ini mendapat sambutan positif dari masyarakat di jejaring Twitter dan Facebook.
Namun, para sukarelawan mengimbau masyarakat untuk menyalurkan koin ke posko yang benar-benar dapat dipercaya. "Kami akan melakukan koordinasi dengan daerah," ujarnya.