Metro

Puslabfor Mabes Polri Olah TKP Tanah Abang

Olah TKP gabungan itu untuk memastikan penyebab pasti runtuhnya bangunan.

Kamis, 24 Desember 2009, 11:15 WIB
Ismoko Widjaya, Sandy Adam Mahaputra
Evakuasi korban runtuhnya Pasar Tanah Abang (ANTARA/Rosa Panggabean)

VIVAnews - Satuan Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dibantu tim Pusat Laboratorium dan Forensik Mabes Polri hari ini melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Pasar Tanah Abang.

Olah TKP gabungan itu untuk memastikan penyebab pasti runtuhnya bangunan tambahan Proyek Jembatan Pusat Grosir Tanah Abang (PGMTA), Jalan Kebon Kacang I, Tanah Abang Jakarta Pusat, Kamis 24 Desember 2009.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar, selain gabungan dari Polda dan Mabes Polri, tim SAR juga akan dilibatkan.

Pelibatan Tim SAR ini untuk memastikan kemungkinan masih adanya korban tertimbun reruntuhan terkait kabar hilangnya seorang pekerja.

Data yang terangkum di Polda Metro Jaya, robohnya bangunan tambahan di pusat grosir terbesar di Asia Tenggara ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan 12 orang lainnya luka-luka.

Korban meninggal dunia masing-masing adalah Abdul Hafid (18), Iwan dan Alfa Nurul Fikri (20). Bangunan 'toilet maut' itu roboh Rabu 23 Desember 2009 sekitar pukul 10.00 WIB.


ismoko.widjaya@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ