Metro

Buku 'Gurita Cikeas' Mulai Dicari Pembaca

Banyak masyarakat yang ingin mengetahui isi buku karangan George Junus Aditjondro itu.

Sabtu, 26 Desember 2009, 23:55 WIB
Eko Priliawito, Syahid Latif
Toko Buku Leksika (doc. Leksika)

VIVAnews - Kemunculan buku Membongkar Gurita Cikeas: Di Balik Skandal Bank Century perlahan mulai menarik perhatian masyarakat.
Hal itu terbukti dari minat masyarakat yang mulai mencari-cari buku tersebut di sejumlah toko buku di Jakarta.

Hasil penelusuran VIVanews ke beberapa toko buku di Plaza Semanggi menunjukan adanya minat masyarakat untuk mengetahui isi buku karangan George Junus Aditjondro tersebut.

Padahal, dari jajaran buku baru yang dipajang di toko buku tersebut sama sekali tidak terlihat buku 'Gurita Cikeas' seperti yang dicari masyarakat.

"Kemarin sudah ada yang menanyakan buku tersebut," ujar Prabu, salah seorang pegawai toko buku kepada VIVAnews, di Jakarta, Sabtu 26 Desember 2009.

Menurut Prabu, banyak warga yang mencari buku Gurita Cikeas kepada dirinya sejak hari Jumat 25 Desember 2009 kemarin.
 
Sementara pada hari ini, jumlah warga yang menanyakan buka itu hingga pukul 19.00 WIB, bertambah jumlahnya.

Prabu mengatakan, toko bukunya memang tidak pernah mendapat pasokan buku yang kabarnya membeberkan keterlibatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan keluarganya dalam kasus Century.
Alasannya, para penjual juga tidak berani untuk memasarkan buku tersebut. "Daripada rugi," katanya.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
yayan
30/12/2009
kalo ada yg membutuhkan buku gurita cikeas tlp 081392622222
Balas   • Laporkan
dhofir
29/12/2009
biarkan buku itu beredar biar rakyat yg menilai, rakyat sekarang tidak bodoh bisa menilai mana yg baik dana mana yg buruk.....tapi kalau memang benar buku Gurita Cikeas karangan "goerge jufus aditjondro" tidak benar dan menyesatkan goerge jusuf aditjondro
Balas   • Laporkan
satri
27/12/2009
di mana bisa mendapatkan buku "gurita cikeas"
Balas   • Laporkan
YFR. SUBAGYO
27/12/2009
Sangat ingin membaca buku ini terlepas benar tidaknya, tp bku merupakan sumber pengetahuan, tapi klu tdk benar apa berani beresiko???? Apalagi menyangkut RI I to.;........
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ