VIVAnews - Polisi akan mengumukan nama tersangka terkait robohnya bangunan toilet tambahan di pusat grosir Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat, pekan depan.
“Calon tersangka sudah ada. Kita janji, setelah tahun baru akan diumumkan,” kata Kepala Satuan Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Daniel Bolly Tifaona saat dihubungi wartawan, Jumat 1 January 2010.
Jumlah tersangka dipastikan lebih dari satu orang. Saat ini, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan barang bukti dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor). “Dari saksi-saksi yang sudah kita periksa, kita urut satu persatu peran dan tugasnya masing-masing sehingga penentuan tersangka tidak salah. Bukan berarti kita lambat,” ujarnya.
Seperti diberitakan VIVAnews, kecelakaan di Pasar Tanah Abang terjadi Rabu 23 Desember 2009. Insiden ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan 12 orang lainnya luka-luka.
Korban meninggal dunia masing-masing adalah Abdul Hafid, 18, Iwan, Alfa Nurul Fikri, 20 dan Hamid, 30. Sementara korban luka-luka dirawat di lima rumah sakit di Jakarta.