VIVAnews - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo meminta DPRD agar meluluskan semua usulan program prioritas pemerintah yang masuk RAPBD 2010.
"Yang prioritas, kembalikan sebagaimana semula. Itu kesepakatan dengan Ketua DPRD," ujar Fauzi Bowo usai rapat pimpinan di Balaikota Jakarta, Senin 4 Januari 2010.
Menurut Fauzi tidak tepat kiranya jika DPRD mengutak-atik program prioritas yang sudah dirancang pemerintah.
"Yang jelas semua sudah kembali. Buat saya yang prioritas ya prioritas," katanya.
Sebelumnya VIVAnews memberitakan DPRD mencoret dan memangkas usulan pemerintah provinsi dalam RAPBD yang totalnya mencapai sekitar Rp 1,3 triliun.
Salah satu pos anggaran yang dicoret oleh DPRD yakni dana Bantuan Operasional Buku (BOB) sebesar Rp 42 miliar.
Selain dicoret beberapa anggaran juga dipangkas. Di antaranya Jaminan Pengaman Kesehatan (JPK) untuk keluarga miskin yang semula total Rp 413 miliar, kini menjadi Rp 213 miliar.
Begitupun dengan anggaran bencana, dari usulan yang diajukan oleh pemerintah sebesar Rp 6 miliar, hanya disetujui menjadi Rp 3 miliar.
Pengadaan obat untuk RS Duren Sawit Rp 300 miliar dan disetujui anggota dewan Rp 315 miliar. Namun, dari Rp 315 miliar itu, Rp 250 miliar di antaranya untuk pengadaan alat kesehatan.
Namun begitu, RAPBD 2010 itu sesungguhnya belum final karena saat masih dibahas di Departemen Dalam Negeri.