Metro

Susu Formula Sama Manfaatnya dengan ASI

Jika tak bisa berikan ASI, pemberian susu formula juga baik untuk asupan nutrisi bayi Anda

Jum'at, 8 Januari 2010, 12:09 WIB
Petti Lubis, Lutfi Dwi Puji Astuti
Bayi Tidur (doc. Corbis)

VIVAnews - Apakah ASI adalah asupan makanan untuk bayi yang paling baik? Seorang pakar kesehatan baru-baru ini mengklaim,a susu formula ternyata juga memiliki manfaat yang sama baiknya seperti ASI (air susu ibu). Pendapat ini pun sempat menjadi perdebatan.

Profesor Sven Carlsen seperti dikutip dari MailOnline.com berkata, bayi yang diberi ASI memang akan tumbuh menjadi bayi  sehat. Tapi, bukan berarti memberi bayi susu formula tidak mebuatnya sehat. 

Banyak selebaran yang dikirim pada ibu-ibu berisi anjuran agar menyusui secara eksklusif selama enam bulan pertama. Tujuannya untuk membantu melindungi bayi melawan obesitas, alergi dan bisa meningkatkan kekebalan tubuh.

Masalahnya, ada juga anggapan agar ibu menghindari memberikan susu formula pada bayinya. Pasalnya, dengan memberi bayi ASI bisa mengurangi kemungkinan bayi akan rewel, mengurangi risiko kanker payudara dan dapat membantu menurunkan berat badan ibu setelah melahirkan.

Tapi, Profesor Carlsen, dari Universitas Norwegia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Trondheim, punya opini yang agak berbeda setelah melakukan peninjauan ulang terhadap lebih dari 50 studi untuk meneliti hubungan antara kesehatan dengan menyusui.

Menurut profesor Carlsen, selain memberikan ASI, faktor kesehatan anak juga dipengaruhi masa ketika si bayi masih dalam kandungan ibu atau dalam masa kehamilan. Menjaga kehamilan yang sehat menjadi faktor utamanya, bukan hanya karena ASI. Penelitiannya menunjukkan, tingginya kadar testosteron hormon seks pria di dalam rahim mempengaruhi kemampuan wanita untuk menghasilkan susu dan menyusui.

Dengan kadar testosteron yang cukup dan didukung kesehatan plasenta, akan membantu menyuplai oksigen dan nutrisi pada bayi. Carlsen percaya bahwa jumlah testosteron yang tinggi menunjukkan kondisi yang lebih buruk dalam rahim secara keseluruhan.

Memberikan susu botol atau ASI?
Menerut penelitian tersebut, memberikan susu botol atau ASI bukan satu-satunya pengaruh yang bisa membuat bayi Anda sehat. Faktor kehamilan perlu juga diperhatikan. Karena ASIbaik ternyata juga dipengaruhi asupan gizi yang diperoleh ibu semasa hamil. Jika ibu mengonsumsi makanan bergizi ketika hamil, maka setelah melahirkan kualitas ASI pun baik.

Clare Byam-Cook, seorang mantan bidan mengatakan bahwa memberikan ASI pada bayi belum tentu cocok untuk diterapkan pada semua orang. Nasihat ini telah dianjurkannya pada selebriti seperti Kate Winslet dan Natasha Kaplinsky tentang bagaimana cara memberi makan bayi mereka, dan menyusui belum tentu cocok untuk semua.

"Bagaimana seorang ibu menjaga pola makan dengan makanan bergizi saat hamil bisa mempengaruhi bayi tumbuh dengan baik dalam proses kehamilannya. Ini yang paling penting,”katanya.

"Setelah bayi lahir, tentu saja saya akan menganjurkan menyusui. Tetapi, jika ibu tidak bisa melakukannya sebaiknya tidak memaksakan diri, dan tak perlu merasa bersalah. Karena, memberikan susu formula yang cocok juga bisa membantu memberikan makanan cukup gizi untuk bayi.”



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
sifa sauqiyah
11/01/2010
tidak setuju juga tapi anak saya tidak minum asi lama
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ