VIVAnews - Pada hari bebas kendaraan (car free day) di setiap pekan kedua di Jakarta Pusat, tidak seluruh lajur ditutup untuk kendaraan bermotor, mobil dan angkutan umum. Penutupan penuh baru berlaku pada setiap pekan keempat.
Demikian ungkap seorang petugas polisi yang mengawasi jalur cepat koridor Sudirman-Thamrin, yang menjadi lokasi pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day).
"Setiap pekan kedua car free day hanya sebagian jalan yang ditutup yaitu untuk jalur olah raga sedangkan kalau minggu keempat baru semua [jalur] ditutup,"ujar polisi lalu lintas H Nainggolan di Jalan M.H Thamrin, Jakarta Pusat kepada VIVAnews, Minggu 10 Januari 2010.
Menurut dia, selama Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI) Jakarta memberlakukan car free day semuanya berjalan lancar dan masyarakat mematuhi aturan-aturan yang berlaku.
Car Free Day hari ini berlangsung biasa saja karena tidak ada acara istimewa. Selain para pejalan kaki dan pesepeda, terdapat para pedagang makanan dan minuman yang tidak ingin kehilangan kesempatan untuk menangguk rejeki dari penduduk yang bersantai dan berolahraga di pagi yang agak mendung ini.
Car Free Day ini merupakan upaya pemerintah untuk mengurangi tingkat polusi udara di Jakarta, yang kian menjadi-jadi dalam beberapa tahun terakhir.