Metro

PT KAI Akan Datangkan 10 KRL dari Jepang

Penambahan kereta api ini merupakan salah satu program KAI untuk meningkatkan pelayanan

Senin, 11 Januari 2010, 10:02 WIB
Siswanto, Sandy Adam Mahaputra
KRL Jabotabek (VIVANews/ Anhari Lubis)

VIVAnews - PT Kereta Api Indonesia (KAI) divisi Jabodetabek segera mendatangkan sepuluh unit kereta rel listrik dari Jepang pada Juni mendatang.

"Rencananya, seluruhnya ada 40 unit yang akan didatangkan, tapi kami lakukan bertahap," kata Kepala Hubungan Masyarakat PT KAI Daop I Sugeng Priyono, Senin 11 Januari 2010.

Sugeng menambahkan penambahan kereta api ini merupakan salah satu program PT KAI untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Semua unit kereta listrik yang akan didatangkan ini, nantinya difungsikan untuk menambah layanan jalur Bogor, Bekasi dan Tangerang.

"Nantinya akan dioperasikan untuk ekonomi AC dan eksekutif," katanya.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
sar
11/01/2010
Akan saya jawab pertanyaan mas agungga. Jawaban ini adalah fakta yang ada, dan bukan rekayasa 1. KCJ akan mendatangkan 600 kereta selama 5 tahun (2010-2014). Dephub akan membantu sebanyak 120 kereta, dengan komposisi 50% buatan INKA, yang baru akan dibua
Balas   • Laporkan
Gago
11/01/2010
Akan saya jawab pertanyaan mas agungga. Jawaban ini adalah fakta yang ada, dan bukan rekayasa 1. KCJ akan mendatangkan 600 kereta selama 5 tahun (2010-2014). Dephub akan membantu sebanyak 120 kereta, dengan komposisi 50% buatan INKA, yang baru akan dibua
Balas   • Laporkan
Rafi
11/01/2010
Akan saya jawab pertanyaan mas agungga. Jawaban ini adalah fakta yang ada, dan bukan rekayasa 1. KCJ akan mendatangkan 600 kereta selama 5 tahun (2010-2014). Dephub akan membantu sebanyak 120 kereta, dengan komposisi 50% buatan INKA, yang baru akan dibua
Balas   • Laporkan
Nino
11/01/2010
Akan saya jawab pertanyaan mas agungga. Jawaban ini adalah fakta yang ada, dan bukan rekayasa 1. KCJ akan mendatangkan 600 kereta selama 5 tahun (2010-2014). Dephub akan membantu sebanyak 120 kereta, dengan komposisi 50% buatan INKA, yang baru akan dibua
Balas   • Laporkan
agungga
11/01/2010
Dear Pembaca yg budiman, Inilah salah satu kebijakan yg tidak memihak/mendukung kepada industri startegis nasional. Kita sudah mempunyai PT. INKA, kenapa harus masih impor? Jika hanya masalah harga kenapa tidak berusaha negosiasi yang baik dengan pihak P
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ