VIVAnews - Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia meminta anggaran Rp 1 triliun. Uang ini akan digunakan untuk memperbaiki lembaga pemasyarakatan (LP) di seluruh Indonesia.
"Saya sudah sampaikan kepada Presiden," kata Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar, di Depkumham, Jakarta, Senin 11 Januari 2010.
Menurut Patrialis, pemerintah sudah berjanji akan mengucurkan dana tersebut. "Presiden juga sudah memberikan dukungan dengan pemerintah akan memberikan bantuan Rp 1 triliun untuk LP," jelas politisi asal PAN itu.
Patrialis menjelaskan, saat ini kondisi lapas sudah sangat tidak memungkinkan lagi. "Manusia seperti ikan sepat, jangankan mau berbaring. Mau duduk saja susah," ujarnya.
Seperti diketahui sejumlah tahanan di Rutan Pondok Bambu mendapatkan fasilitas khusus di ruang tahanannya. Mereka adalah Artalyta Suryani, Darmawati Dareho, Ines, Ery, dan Aling.
Artalyta misalnya mendapat ruangan terpisah dengan tahanan lain dengan fasilitas mewah. Di dalam ruangannya yang besar, terpidana suap jaksa Urip Tri Gunawan itu terdapat televisi, kulkas, pendingin ruangan, dan meja kantor.
Selain menemukan perlakuan khusus kepada Artalyta, Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum juga menemukan kasus yang sama di blok lain. Aling, terpidana kasus narkotika, bahkan memiliki fasilitas karaoke, televisi, dan ruang lebih besar.