Metro

Pusat Pertokoan Jayapura Hangus Terbakar

Api diduga berasal dari korselet listrik di salah satu toko.

Selasa, 12 Januari 2010, 09:28 WIB
Amril Amarullah
  (ANTARA/Fanny Octavianus)

VIVAnews -- Puluhan toko yang berada di pusat pertokoan di Jalan Ahmad Yani Jayapura, Selasa 12 Januari 2010  sekitar pukul 02.30 WIT ludes terbakar. Api diduga berasal dari korselet listrik di salah satu toko yang kemudian membesar, setelah api menjilat petasan dan tabung elpiji. Kerugian ditaksir milliaran rupiah, namun belum bisa dipastikan apakah ada korban jiwa.

Dari keterangan salah seorang saksi mata bernama Charles L, api berasal dari Toko Tiga Jaya. Diduga api berawal dari korselet listrik yang percikannya jatuh ke atas TV yang berada tepat di atas kulkas. Selanjutnya api merambat ke petasan hingga menimbulkan bunyi ledakan secara beruntun.

“Saat pertama melihat api di Toko 3 Jaya, saya langsung mendobrak pintunya, ternyata api sudah menghanguskan TV dan menimbulkan ledakan. Tak lama kemudian api menjalar ke sejumlah petasan, yang menimbulkan sejumlah ledakan besar disertai kembang api,’’ ujarmya.

Api dengan cepat membesar selain karena petasan, juga karena toko berisi minuman keras beralkohol. Dan hanya hitungan menit, api menjilat toko lain yang berisi tabung gas, sehingga dengan mudah menjalar ke sejumlah toko yang lain yakni toko bangunan, apotik, mini market, gereja, salon, foto studi dan counter HP yang jumlahnya sebelas unit.

Sementara pemadam kebakaran baru tiba di lokasi kejadian setelah sekitar satu jam api menghanguskan toko-toko. Kerugian diperkirakan mencapai puluhan milliard.

Kasat Reskrim Polresta Jayapura AKP I Gede Era Dinata ketika dikonfirmasi di lokasi kebakaran mengatakn, pihaknya belum bisa memastikan sumber api. Namun, dari keterangan salah seorang saksi mata, api timbul akibat arus hubungan pendek.

“Memang keterangan saksi mata, api diduga berasal dari arus pendek yang terjadi di Toko Tiga Jaya, lantas dengan cepat merambat dan membesar karena toko itu berisi petasan dan minuman beralkohol, dan dengan mudah menjalar ke toko-toko lain yang isinya sangat sensitive dengan api,’’ ujarnya.

Bahkan, lanjutnya, saat api mulai membesar sempat terdengar suara ledakan disertai percikan kembang api yang berasal dari petasan. “Ledakan diserta kembang api sangat terlihat jelas ketika api membesar,’’ ujarnya.

Mengenai korban jiwa, katanya, hingga saat ini belum bisa dipastikan apakah ada, sebab saat ini pihaknya masih berkonsetrasi memadamkan api. “Memang tidak ada suara minta tolong dari dalam toko, tapi masih akan dicek lagi apakah ada korban jiwa,’’ ujarnya.

Adapun saat ini, tegas Kasat reskrim, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka dalam musih kebarakan itu. Samapi berita ini diturunkan api masih terus membesar dan belum berhasil dijinakan.

Laporan: Banjir Ambarita | Papua



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
dy
13/01/2010
dimana pemadam kebakarannya?????
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ