Metro

62 Puskesmas di Jakarta Segera Dipasangi CCTV

Mereka akan memperketat pengaman dan memasang alat pemantau.

Kamis, 14 Januari 2010, 16:31 WIB
Eko Priliawito, Desy Afrianti
  (Zainul Arifin | Surabaya Post)

VIVAnews - Kasus penculikan bayi di Puskesmas Kembangan Jakarta Barat, menjadi pelajaran tersendiri bagi Pemerintah DKI Jakarta. Mereka akan memperketat pengaman dan memasang alat pemantau.

Tidak mau hal itu terulang lagi, Pemerintah DKI akan memasang kamera pengintai atau CCTV di puskesmas yang memiliki ruang bersalin.
 
"Langkah lanjut yg diambil dinas kesehatan, khusus untuk tempat
persalinan di puskesmas dan rumah sakit daerah segera akan dilengkapi dengan cctv," kata Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, saat jumpa pers penemuan bayi di Balaikota, Jakarta, Kamis 14 Januari 2010.

Selain itu, prosedur tetap persalinan juga akan diperketat. "Kita berharap ini kejadian pertama dan terakhir di fasilitas pelayanan persalinan di DKI," pungkasnya.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dien Emawati mengatakan, puskesmas yang diprioritaskan untuk dipasangi CCTV adalah yang memiliki ruang bersalin. Ada sekitar 62 puskesmas dari total keseluruhan sebanyak 294.

"Akan dipasang pada akhir Januari," ujarnya.

Sejumlah pegawai puskesmas kecamatan dan direktur rumah sakit dan laboratorium kesehatan daerah juga akan di pasang CCTV.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ