Hampir setiap pagi, terutama hari kerja, arus lalu lintas di jalan tol Jagorawi menuju Cawang-Semanggi-Tanjung Priok mengalami kemacetan yang cukup panjang.
Menurut saya, salah satu penyebabnya ialah lebih banyak warga yang memilih mengendarai mobil pribadi daripada menumpang angkutan umum untuk pergi bekerja ke Jakarta. Akibatnya jumlah kendaraan yang melintas melebihi kapasitas jalan.
Kemacetan kendaraan di ruas tol Jagorawi biasa terjadi mulai pukul 06.00 sampai 10.00. Kemacetan paling parah umumnya terjadi di pintu-pintu keluar jalan tol. Selepas pukul 10.00, katanya, kondisi lalu lintas kembali ramai dan lancar.
Kemacetan kendaraan akan kembali terjadi sore hari seiring dengan jam pulang kerja, yakni mulai pukul 16.00 sampai pukul 20.00.
Kemacetan lalu lintas merupakan permasalahan sehari-hari di Ibukota Jakarta. Rupa-rupa cara sebenarnya telah ditempuh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menyadarkan masyarakat agar memanfaatkan transportasi publik.
Namun, upaya pemerintah ini belum berjalan maksimal sehingga DKI Jakarta tidak dapat keluar dari problem kemacetan.
Seperti pernah diungkapkan Traffic Management Center Polda Metro Jaya bahwa titik-titik kemacetan justru semakin meluas.
dulu wktu pertama dibangun tahun 70 an, tol jagorawi ga pernah macet!!, krn ada jln tol orang jadi terangsang utk beli mobil, beli tanah , bangun perumahan, semua dg iming2....akses jalan tol 5 menit lah 10menit lah, nah skrg thn 2011 baru nyaho tuh!!
ahh.. emang kebanyakan lagu orang2 gedongan mah!! yang ada warge pribumi yg ke tindas!! kalo cuma numpang di Jakarta mah harusnye bisa mikir!! dasar ga tau malu!!!
Sikap hidup yg sederhana.....jgn bawa mobil sendirian kalo msh bisa naik transjakarta, jangan naik motor kalo masih bisa ditempuh sepeda atau jalan. Ingat jalan dibuat pake duit rame2 jadi jangan rakus dengan bermobil mewah sendirian...
berlakukan yellow box di semua perempatan dan pertigaan donk pak polisi lalu lintas.. tersendat tapi tidak terkunci.. sangat lebih bagus drpd terkunci yg akhirnya mampet.
pengen nggak macet...nggak usah naik kendaraan...jalan kaki semua..pasti nggak macet....nggak usah saling nyalahin karena itulah resiko hidup dikota besar
Penyebab lainnya yaitu truk-truk bermuatan berat berjalan di jalur tengah terutama arah dari Tangerang ke Cikampek,. dan mereka mencari waktu bersamaan dengan jam-jam pulang kerja/kantor,..untuk keamanan dari pemerasan oleh oknum2 tertentu. Tksh
rinust
| 20/03/2011
|
Laporkan
disiplinkan truk-bus di sebelah kiriiiii. sok sokan akan nyalip malah bikin macet yg sebelah tengah dan kanan deh
Yudi Trisyanto. SE
13/12/2010
sangat perlu dibuatkan jalan layang (fly over) khusus dari dan ke bogor sedangkan jalur darat diperuntukan dari pondok gede tujuan sampai gerbang tol cibubur begitu sebaliknya yang akan keluar jalur jagorawi seperti tol bandara cengkareng.
Jagorawi macet terus... sekarang bertambah macet dengan dibuatnya pintu TOL CIKEAS/CIMANGGIS yang nga jelas peruntukannya. Hari minggu kemarin saya pulang dari Bogor di KM selapas cibinong mengalami macet panjang ... dilihat tidak ada kecelakaan. Gate CKS
saya berulang kali mengalami sendiri :
- pengemudi saling serobot mau bayar tol..,gatenya hanya ada 10 tapi antrian berjajar sampai belasan
- petugas tol.. nggak ada satupun yang bertugas menertibkan kondisi ini (padahal sudah menjadi kewajibannya)