Metro
U-Report

Waspada Modus Penipuan Voucher Belanja

Jangan gampang tergiur saat sales promotion menawarkan beragam hadiah menarik.

Selasa, 19 Januari 2010, 14:59 WIB
Eko Priliawito, Sandy Adam Mahaputra
Maria Ulva (Dokumen Pribadi)

VIVAnews - Modus kejahatan penipuan di pertokoan kembali marak, jangan gampang tergiur saat sales promotion menawarkan beragam hadiah menarik dari produknya. Bukan hadiah yang didapat, uang jutaan rupiah justru melayang.

Adalah Maria Ulva, 24 tahun, yang menjadi korban. Wanita yang berprofesi sebagai suster itu, terbujuk rayuan seorang sales promotion girl (SPG) yang menghampirinya di ITC Cempaka Mas, Jakarta Pusat.

Dia disodori voucher hadiah oleh sang SPG dan dengan mudah terhanyut iming-iming hadiah yang ditawarkan sang SPG. 

"Saya dikasih kado yang isinya voucher senilai Rp 1 juta, namun saya harus beli produk-produk rumah tangga yang nilainya Rp 4 juta," ujarnya saat berbicang dengan VIVAnews, Selasa 19 Januari 2010.

Meski telah menolak, SPG itu terus saja memaksa bahkan menawarkannya untuk mengambil ATM di rumah korban.

"Padahal saya tidak bawa uang tunai, saya seperti dihipnotis dan mengikuti perintahnya, saya hanya berpikir bisa mendapatkan barang dengan harga murah," ungkapnya.

Maria menuturkan, setelah mengambil ATM, SPG itu kemudian mengajak dirinya ke toko di ITC Cempaka Mas, Lantai Dasar Blok F.

SPG itu kemudian menyuruhnya segera membayar melalui ATM, karena barang-barang yang dijanjikan akan segera dibeli pembeli lainnya dengan harga Rp 4 juta rupiah.

"Saya disuruh bayar barang-barang seperti mikrove, blender, pemanas air seharga Rp 3 juta," ujarnya.

Masih dalam keadaan tidak sadar dia kemudian menuruti kemauan SPG. Tapi setelah barang itu dibelinya, pembeli lainnya yang dijanjikan pihak toko akan kembali membeli barang-barang korban dengan harga yang lebih mahal tak kunjung datang.

"Saya baru tahu kalau ditipu, pihak toko hanya bilang kalau pembelinya batal datang," kesalnya.

Setelah itu, pihak toko tidak bisa bertanggung jawab atas janji-janji manisnya. Dan barang-barang yang sudah terlanjur dibelinya itu ternyata berkualitas buruk.

"Saya minta petugas kepolisian segera menindak modus penipuan itu, dan sudah banyak korban yang kena, dengan toko yang sama," ujarnya mengakhiri pembicaraan.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Mujiarti basa
31/10/2010
Nah iya, sama bnget...sy jg prnh tertipu 5th yll di mall xbata,cuma bedanya barang2nya berupa panci & penyaring air, uang sy disedot lwt ATM senilai 7 juta 750 ribu, mrk mengucapkn selamat kpd sy krn telah mendpat hadiah. Setelah pulang sy baru sadar,wah!
Balas   • Laporkan
kanjeng
31/10/2010
Nah iya, sama bnget...sy jg prnh tertipu 5th yll di mall xbata,cuma bedanya barang2nya berupa panci & penyaring air, uang sy disedot lwt ATM senilai 7 juta 750 ribu, mrk mengucapkn selamat kpd sy krn telah mendpat hadiah. Setelah pulang sy baru sadar,wah!
Balas   • Laporkan
adisam
23/09/2010
kakak saya jg pernah tp sy batalin, minta pulangin Duitnya 100%.beresssss
Balas   • Laporkan
awang_roxy
11/08/2010
seharusnya pihak deperindag,kepolisian dan pihak terkait menindaklanjuti case-case seperti ini,coz sy pernah hampir tertipu kejadian pasaraya manggarai pintu keluar supermarket basement tp alhamdulillah mrk gagal m'hipnotis krn sy&istri bw santai cuex....
Balas   • Laporkan
jhon
01/08/2010
betul sekali, saya juga pernah mengalami hal seperti ini, buat kawan2 jika menemui hal seperti ini sebaiknya di tolak saja kecuali jika memang anda juga tertarik untuk membeli produk tsb. ( btw Maria Ulva cantik juga ya. LOL )
Balas   • Laporkan
berlin
25/07/2010
itu mah bukan sekali-duakali...sudah bnyak modus bgitu,,,btul tu pa polisi harus tindas dan bersihkan orang2 yg menipu di mall2...yg modusnya brupa hadiah2.....
Balas   • Laporkan
reksos
12/07/2010
strategi ini, anehnya sudah berjalan 12tahun. Karena saya juga pernah kena Rp.6juta, tepatnya di CIJANTUNG MALL 12 tahun yg lalu, aku anggap product Nya bermerk ternyata made Cina. Tetapi kenapa pRaktek marketing spt ini dibiarkan tdk.di tindak lanjuti...
Balas   • Laporkan
Mhd.Isnan
11/07/2010
Maaf, tapi saya selalu tidak mengacuhkan sales apa saja, karena saya tahu apa yang saya butuhkan, juga tahu dimana dan kapan harus membelinya.
Balas   • Laporkan
go-pe
07/07/2010
emng indonesia kebanyakan penipu..
Balas   • Laporkan
Marihot
26/06/2010
Hati2 di Jakarta Fair skrg juga mereka buka stand, pertama nyuruh cobain alat urut, bis itu dikasih voucher, suruh buka , dpt hadiah 3 juta, tp harus beli barang 7 juta, standnya dkt penjual helicopter mainan, spgnya maksa lg narik narik org. tangkap ka
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ