VIVAnews - Demi mengurangi beban warga akibat tingginya harga kebutuhan pokok, Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat menggelar pasar murah hari ini, Rabu 20 Januari 2010.
Lokasi pasar murah akan dipusatkan di Rumah Susun (Rusun) Angke, Tambora, Jakarta Barat. Sebanyak 5.000 lembar kupon telah disebar petugas kepada warga baik yang tinggal di Rusun maupun di sekitar rusun.
"Sebanyak 5.000 kupon sudah kita sebar kepada warga kemarin," ujar Wakil Camat Tambora Isnawa Adji, seperti dikutip dari situs Pemerintah DKI.
Kebutuhan pokok yang akan dijual dalam pasar murah tersebut terdiri dari tiga jenis yakni, beras, minyak goreng kemasan dan gula pasir.
Jika tidak ada aral melintang, kegiatan pasar murah juga akan dihadiri langsung oleh Menteri Perdagangan RI, Mari Elka Pangestu.
"Pasar murah ini terlaksana atas kerja sama antara Pemkot Jakarta Barat, dalam hal ini Sudin Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP), Bagian Perekonomian Jakarta Barat, dan Departemen Perdagangan RI,” kata Isnawa Adji.
Kegiatan pasar murah ini, kata Isnawa, diharapkan mengurangi beban warga. Terlebih, dalam pasar murah kali ini akan dijual beberapa kebutuhan pokok dengan harga murah.
Rencananya, beras yang disediakan sebanyak 10 ribu kilogram dan dijual seharga Rp 5.500 per kilo. Harga ini lebih murah dari harga pasarannya yang saat ini mencapai Rp 7.000 per kilo.
Selain beras, panitia juga menyediakan minyak goreng (migor) kemasan sebanyak 5.000 liter dengan harga Rp 7.500 per kilogram dan gula pasir sebanyak 5.000 kilogram yang dijual seharga Rp 9.000 per kilogram.
Agar pelaksanaan pasar murah berjalan lancar, Isnawa juga mengimbau kepada warga untuk tetap tertib saat mendatangi pasar murah tersebut. "Ketertiban harus tetap dijaga, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tandasnya.