Metro

KA Bawah Tanah Terhubung Dengan Loopline

Dengan demikian, kelak penumpang tak perlu susah-susah lagi bila ingin pindah jalur.

Senin, 25 Januari 2010, 15:41 WIB
Siswanto, Desy Afrianti
Subway, salah satu moda angkutan MRT (subway.com)

VIVAnews – Rencana pembangunan kereta api bawah tanah (mass rapid transit/MRT) Lebak Bulus - Dukuh Atas, nantinya didesain bersinergi dengan kereta lingkar kota (loopline). Dengan demikian, kelak penumpang tidak perlu susah-susah lagi bila ingin pindah dari satu jalur ke jalur yang lain.

"Dalam waktu dekat kami akan rapat dengan PJKA (PT KAI) untuk membahas MRT terintegrasi dengan loopline. Kan loopline masih dikelola oleh PJKA," kata Sekretaris Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Priyadi Priyautama di Balaikota DKI Jakarta, Senin 25 Januari 2010.

Dengan adanya integrasi ini, maka penumpang kereta bawah tanah yang ingin melanjutkan perjalanan ke tujuan lain dapat menggunakan kereta api loopline atau sebaliknya.

"Nantinya Dukuh Atas akan menjadi stasiun terpadu," kata dia.

Proyek MRT yang digagas Pemprov DKI sejak beberapa tahun lalu, akan dibangun sepanjang 14,3 kilometer dengan rute Lebak Bulus - Dukuh Atas.

Sedangkan kereta api loopline yang kini sudah beroperasi, melayani penumpang di Stasiun Jatinegara – Manggarai – Mampang - Dukuh Atas (Sudirman). Kemudian Stasiun Karet - Tanah Abang – Duri – Angke - Kampung Bandang - Stasiun Rajawali – Kemayoran – Senin – Sentiong – Kramat - Pondok  Jati. Kemudian dari Pondok Jati, kembali lagi ke Jatinegara.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menyatakan jumlah penumpang kereta loopline ini sedikit. Sebab, selain karena kurang menarik, jadwal kedatangan juga kurang pas, kemudian frekuensi dan pelayanan terlalu rendah.

• VIVAnews
Rating
Komentar
hakimkebenaran
23/12/2011
Yang terpenting, KA Bawah tanah (MRT) haruslah aman, nyaman & peraturannya ketat. Proyek juga diserahkan ke instansi yg solid yg anti korupsi, jgn sampai biaya sudah milyaran tapi 5 tahun terowongan sudah ambruk, krn biaya yg teralokasi cuma 1/4 nya.
Balas   • Laporkan
PRADITYA
13/08/2010
jkrta semakin macet kalo ka bwh tanah belum jadi semakin macet
Balas   • Laporkan
PRADITYA
13/08/2010
thn nya maju in dong jam
Balas   • Laporkan
praditya
06/08/2010
bagus sekali kalo thn ya dicepati
Balas   • Laporkan
Wahyudi
25/01/2010
Salah satu solusi untuk menarik penumpang agar menggunakan loopline adalah dg memperbaiki akses jalan ke stasiun2 sepanjang loopline dari jalan2 yg merupakan rute moda transportasi lainnya spt busway dan bus reguler. Akses dibuat senyaman mungkin. Perlu
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ