Metro

Angkot Ngetem di Depan Polsek Ciputat

Anehnya, polisi tak melakukan tindakan tegas terhadap angkot 'nakal' itu.

Jum'at, 28 November 2008, 16:19 WIB
Angga Alexander Martin (dok.pribadi)

Pembangunan jalan layang (flyover) Ciputat sempat memberi angin segar bagi warga Jakarta Selatan. Keberadaan jalan layang itu diharapkan mengurai kemacetan di sekitar Pasar Ciputat.

Harapan ternyata tak sesuai kenyataan. Setelah beberapa bulan jalan layang itu berfungsi, kemacetan ternyata tak kunjung terurai. Antrean kendaraan tetap saja mengular pada jam-jam sibuk.

Dari pantauan, penyebab utama kemacetan adalah keberadaan angkutan kota (angkot) yang ngetem sembarang di ujung flyover, tak jauh dari kantor Kepolisian Sektor Ciputat.

Hampir setiap pagi kemacetan mengular dari arah Pamulang hingga depan kantor polisi itu. Anehnya, tak ada satu pun aparat yang bertugas menertibkan angkot-angkot 'nakal' itu. Polisi membiarkan angkot-angkot ngetem dan menyumbat lalu lintas. "Kekacauan di depan mata saja, polisi tak melakukan apapun," kata Ani, seorang warga Pamulang.

Jalan layang Ciputat menghubungkan lalu lintas kendaraan dari Lebak Bulus menuju Parung dan Pamulang. Pembangunan jalan layang sepanjang 1,4 kilometer itu menelan anggaran sebesar Rp 94,9 miliar.

Angga Alexander Martin
Pamulang, Tangerang.

 



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
b4db0y
23/11/2011
Udah Biasa...Jangan Heran...
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ