VIVAnews - Acara besutan Kadin Indonesia bertajuk Feed The World diakui tidak terganggu dengan jalannya demonstrasi hari ini.
Padahal, berdasarkan pantauan VIVAnews, gelombang demo kental terasa di seputar lokasi acara yakni Jakarta Convention Centre Senayan, mengingat salah satu titik puncak demo di depan gedung MPR/DPR RI.
Menteri Perindustrian MS Hidayat mengakui, acara tersebut tidak terganggu karena pembukaan acara oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono baru digelar besok, 29 Januari 2010.
"Demo tak pengaruhi karena klimaksnya baru besok, dibuka presiden jam 09.30 WIB," kata Hidayat di sela-sela acara Feed The World di Jakarta Convention Centre, Kamis, 28 Januari 2010.
Dalam pembukaan Feed The World, Presiden SBY akan menyaksikan secara simbolis penyerahan 200 ekor sapi untuk 10 desa tertinggal. "Jadi, bantuan sapi itu akan diternakkan di 10 desa tertinggal," ujarnya.
Kadin menyelenggarakan Feed the World yang diterjemahkan sebagai Pasok Pangan Dunia, untuk mengoptimalkan potensi Indonesia pada 15 komoditas pangan unggulan nasional, yakni beras, jagung, kedelai, gula, sawit, teh, kopi, kakao, udang, tuna, sapi, ayam, mangga, pisang, serta jeruk.
"Dengan optimalisasi potensi 15 komoditi itu diperkirakan dalam kurun waktu 2010-2014, akan mendatangkan devisa sebesar US$101,5 miliar," kata Pejabat Sementara Ketua Umum Kadin Indonesia Adi Putra Darmawan Tahir.
antique.putra@vivanews.com