VIVAnews - Pramugari Garuda Indonesia menjadi korban perampokan di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Uang Rp 70 juta milik korban yang baru saja diambil dari bank raib dilarikan pelaku.
Korban adalah Nora Yulianti, wanita ini rupanya sudah menjadi sasaran perampokan sejak keluar dari Bank Mandiri cabang Buaran. Perampokan terjadi di depan rumah korban di Jalan Melati VI No1, RT 8 RW 2, Malaka Sari, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Karena membawa uang dalam jumlah banyak seorang diri, rupanya korban langsung dijadikan sasaran empuk para pelaku. Tepat di depan rumah, dua pelaku yang mengendari sepeda motor langsung menghampiri Nora dan merebut tas berisi uang Rp 70 juta.
Nora saat itu sigap dan melemparkan tas tersebut ke dalam halam rumanya dan langsung meminta Suhartini pembantunya untuk mengamankan tas berisi uang itu.
Tapi aksi pelaku tidak berhenti sampai disitu, mereka kemudian mengeluarkan senjata api jenis FN dan masuk ke dalam rumah dan menodongkan pistol kearah Suhartini.
Karena diancam, Suhartini memberikan tas milik majikannya. Setelah berhasil merampas tas tersebut, para pelaku langsung melarikan diri seraya mengeluarkan tembakan ke udara sebanyak satu kali.
Kepala Kepolisian Duren Sawit, Komisaris Polisi Titik Setyowati menyampaikan, bahwa kejadian perampokan ini terjadi pada Kamis 28 Januari 2010,sekitar pukul 13.00 WIB.
Korban belum melaporkan secara resmi kejadian perampokan ini dan hanya melakukan pelaporan secara lisan. "Pelaku masih dalam pengejaran," ujarnya.
Saya ikut prihatin, saya membayangkan kalau itu terjadi oleh saya..fiuhh hidup makin sulit saja. anyway sekedar saran kalau memang membawa sesuatu yang berharga ada baik nya kita membiasakan diri dan tenang ketika terjadi sesuatu.
Sebisa mungkin kita puy
Coba aparat sekali sekali mencoba dengan perangkap ya kalau perlu di seluruh bank, dengan cara polisi menyamar jadi nasabah dengan membawa uang banyak tapi dari jauh dikawal ketat, kalau ada orang berniat rampok pasti bisa langsung ketangkap deh.. kalau p
Turut prihatin atas kejadian tersebut, sangatlah bijaksana untuk setiap penarikan tunai apalagi dalam jumlah besar meminta pengawalan yang mencukupi. Kejadian seperti ini mudah-mudahan dapat diambil hikmahnya. Transaksi non tunai dengan cara transfer meru