SURABAYA POST – Jumaiyah, 60, seorang nenek warga Dusun Ketegan, Desa Karang Kusen, Kecamatan Gondang, Kab. Mojokerto, tewas dengan cara mengenaskan. Ini setelah dia ditabrak pelajar SMA Gondang, ketika hendak pulang selesai aktivitas belajar di sekolahnya, Selasa (9/2).
Kejadian ini bermula ketika Ahmad Fauzi (16), warga Dusun Tumapel, Desa Gendang Sari, Kecamatan Jatirejo yang berboncengan dengan temannya Novita Sari, (17) melaju dengan sangat kencang saat melaju di Jl Raya Gondang.
Menurut Ilham, saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan, Selasa (9/2) sekitar pukul 10.00 Ahmad Fauzi yang mengendarai motor bebek Nopol S 2523 MD berboncengan dengan Novita berniat mendahului dua motor yang berada di depannya.
Namun nahas, ketika mendahului, Ahmad Fauzi tidak melihat dari arah berlawanan ada kendaraan beroda empat yang juga melintas. Akibatny,a pelajar SMA inipun langsung membanting setir kearah kiri. Namun karena tidak menguasai kendaraanya motor yang dikendarai oleng, sehingga menabrak Jumaiyah, seorang nenek yang kebetulan hendak menyeberang jalan.
Belum diketahui motif pelajar yang memakai seragam putih abu-abu ini menggeber kendaraannya. Akibat kejadian tersebut Jumaiyah langsung tewas di tempat. Dan kasus ini langsung ditangani Polres Mojokerto, untuk selanjutnya dilakukan penyidikan.
Kasat lantas Polres Mojokerto melalui Kanit Lakanya IPTU Etika Sasana Triadi, sangat menyesalkan kejadian tersebut. ”Ini semua karena Ahmad Fauzi tidak memperhitungkan jarak pandangnya serta tidak menguasai laju kendaraan,” katanya.
Dia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, jika hendak mendahului kendaraan lain agar perhitungkan laju kendaraan serta motor yang berada berlawanan arah.
Laporan Komarudin