Metro

Jakbar Targetkan Retribusi PBB Rp 477 Miliar

Pemkot Jakarta Barat telah menerbitkan sebanyak 412.689 lembar SPPT.

Jum'at, 12 Februari 2010, 06:41 WIB
Siswanto
ilustrasi grafik (Adri Prastowo)

VIVAnews - Keberhasilan memungut retribusi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) 2009 sebesar Rp 428 miliar dari target sebesar Rp 415 miliar memacu optimisme Pemerintah Jakarta Barat untuk menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor PBB 2010 sebesar Rp 477 miliar.

Untuk mencapai keberhasilan itu, Pemkot Jakarta Barat telah menerbitkan sebanyak 412.689 lembar Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) yang selanjutnya akan didistribusikan langsung kepada masyarakat selaku wajib pajak.

SPPT yang diterbitkan itu terdiri atas buku 1 - 4 dengan nilai di bawah Rp 5 juta sebanyak 400.253 lembar dengan ketetapan nilai Rp 230 miliar dan buku 5 dengan dengan nilai di atas Rp 5 juta sebanyak 12.436 lembar dengan ketetapan nilai Rp 247 miliar.

Jumlah ini terbilang lebih besar, karena tahun 2009 lalu, SPPT yang diterbitkan sebanyak 399.647 lembar dengan ketetapan nilai Rp 415 miliar. Dari SPPT yang diterbitkan dapat dipakai sebanyak 385.952 lembar atau 96,57 persen dengan ketetapan nilai Rp 392 miliar. Dengan begitu, terjadi pertambahan SPPT yang diterbitkan sebanyak 13.042 lembar.

Kepala Bagian Pemerintahan Jakarta Barat Junaidi Nyaman mengatakan berdasarkan jumlah SPPT yang diterbitkan tahun ini perolehan PBB akan meningkat sebesar 14,92 persen.

"Tahun lalu PBB Jakarta Barat berhasil terkumpul sebesar 103 persen dari ketetapan nilai SPPT yang diterbitkan dengan jumlah sebesar Rp 428 miliar," ujar Junaidi yang dikutip dari situs Pemprov DKI Jakarta, Jumat 12 Februari 2010.

Menurutnya, jumlah itu lebih tiga persen dari target yang ditetapkan. Jadi, untuk tahun ini Pemkot Jakarta Barat optimis akan mencapai target perolehan PBB karena sistem jemput bola akan kembali diterapkan, selain juga mengandalkan kegiatan pekan wajib pajak yang rutin dilaksanakan tiap tahun.

"Selain itu kami juga akan memberikan reward bagi wajib pajak yang menyelesaikan kewajibannya sebelum batas waktu pembayaran bulan Agustus. Kami optimis tahun ini perolehannya akan melebihi target sekitar 7,5 persen," kata Junaidi.

Walikota Jakarta Barat Djoko Ramadhan optimis target perolehan PBB yang ditetapkan Kantor Wilayah Penerimaan Pajak DKI Jakarta tahun ini untuk Jakarta Barat akan tercapai bahkan bisa melebihi target. Terlebih, saat ini, lurah dan camat telah proaktif membantu pengumpulan dari wajib pajak.

"Pajak merupakan sumber terbesar PAD yang digunakan untuk pembangunan wilayah. Kalau wajib pajak menunggak pasti pembangunan akan terkendala. Jadi, atensi wajib pajak sangat diperlukan," ujarnya.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ