VIVAnews - Kepolisian Resor Jakarta Selatan masih mendalami motif penganiayaan yang dilakukan Joseph Refo (sebelumnya ditulis Yosef Revo) terhadap istrinya sendiri Maria Reni Widowati.
Dugaan awal kematian Maria akibat hantaman laptop ke arah kepalanya yang membuat tengkorak kepala korban mengalami keretakan.
Penganiayaan terhadap korban terjadi pada Sabtu 20 Febuari 2010 dini hari tadi. Keributan antar suami istri ini bahkan terdengar dari luar rumah.
Pada pukul 04.00, Reni dilarikan ke Rumah Sakit Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Namun, korban tewas sebelum sampai rumah sakit.
Petugas rumah sakit yang curiga dengan luka pada kepala korban kemudian menghubungi polisi. Dari sinilah kasus pembunuhan ini terungkap. Pelaku langsung diamankan polisi.
Menurut keluarga korban yang tidak ingin menyebut namanya, saat ditemui di RSCM, sebelum pertikain itu, anak korban diungsikan ke rumah kakak pelaku. Ia juga menyebut kalau pelaku bekerja di PSSI.
Di situs PSSI, nama Joseph Refo tercantum sebagai ketua komite keuangan.
Menanggapi hal ini, Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes belum mau memberi konfirmasinya apakah pelaku benar merupakan salah satu pengurus PSSI.
"Saya juga baru dengar dari teman-teman wartawan. Jadi saya belum bisa kasih keterangan," kata Nugraha saat dihubungi VIVAnews.
Sementara itu Kepala Satuan Reskrim Polres Jakarta Selatan, Komisaris Subandi saat dimintai konfirmasi mengenai pelaku dan korban bekerja di PSSI, Kasat tidak mau menduga-duga hal itu.
"Saya akan pastikan dan sudah saya minta anak buah saya melakukan pengecekan langsung," ujar Subandi.