Metro

Polda: Pelaku Pelemparan Mobil SBY 6 Remaja

Enam remaja berusia 16 sampai 17 tahun. Orang tua mereka akan dipanggil polisi.

Rabu, 3 Maret 2010, 20:48 WIB
Elin Yunita Kristanti, Sandy Adam Mahaputra
Suporter  

VIVAnews - Hal yang tak menyenangkan dialami presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Mobil RI-I yang biasa digunakan presiden dilempari suporter Persatuan Sepak Bola Jakarta Utara (Persitara).

Tiba-tiba salah satu peserta konvoi itu melemparkan benda seperti botol air mineral dan balok kayu ke arah mobil rombongan Presiden SBY.

Aksi ini dilakukan suporter Persitara Jakarta Utara yang merasa kecewa karena tidak diperbolehkan masuk untuk menyaksikan pertandingan antara Persitara melawan PSPS Pekan Baru petang ini.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar, pada pukul 14.30 ada selisih jalan di km 6700 Tanjung Priok, antara iring-iringan mobil VVIP, dengan rombongan suporter Persitara.

"Didapatkan adanya semacam lemparan ke arah mobil rombongan, karena itu petugas menyetop metro mini. Mereka adalah suporter Persitara," kata Kombes Boy, Rabu 3 Maret 2010.

Pelaku pelemparan lalu dibawa ke Polda Metro Jaya. "Ada enam remaja yang diduga melakukan pelemparan, ada ketapel dan kelereng yang kita duga dijadikan alatnya untuk lempar gundu," tambah Boy.

Enam remaja saat ini sedang diperiksa. "Diupayakan untuk dipanggil orang tua karena ini gangguan tehadap presiden, kita perlu cari motif kenapa melakukan itu," kata Boy.

Kemungkinan besar, lanjut dia, tidak ada penahanan. Sebab, mereka umurnya 16 sampai 17 tahun.

"Orang tuanya nanti akan kita panggil, nanti dilihat apakah motifnya," jelas dia.

Diungkapkan Boy, kerusakan mobil presiden tidak ada. Namun, saat ini masih dilakukan pengecekan.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
ahmad
03/03/2010
pemuda semacam itu harus ditindak tegas spaya jera.kl dilepas begitu saja mereka akan merasa bangga bisa bebas.
Balas   • Laporkan
Andri Ardiansyah
03/03/2010
pemuda zaman sekarang kurang pendidikan. Masak pemimpin negara dilempar. Mau jadi apa kalo sudah besar nanti. Nampaknya anak-anak ini harus lebih banyak diberikan bimbingan...
Balas   • Laporkan
rizki
03/03/2010
ya udah dimaafkan saja, pak! Nabi Muhammad saja diludahi dan dihina banyak orang masih tetap bersabar kan? Karena Rasulullah yakin benar apa yang dilakukannya tidak menyalahi aturan Allah.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ