Metro

Mahasiswa Siapkan Demo Tolak Obama ke Jakarta

Mahasiswa juga akan minta MUI mengeluarkan fatwa haram untuk menerima kedatangan Obama.

Kamis, 4 Maret 2010, 09:51 WIB
Siswanto
  (AP Photo)

VIVAnews – Mahasiswa yang tergabung dalam Aksi Nasional Mahasiswa akan menyelenggarakan aksi penolakan terhadap rencana kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama ke Jakarta pada pertengahan Maret 2010.

Menurut keterangan Fikri dari Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus, aksi penolakan akan dilakukan secara serentak di kota-kota besar di Indonesia, terutama di Ibukota Jakarta. Aksi ini akan mengusung tema ‘Tolak Obama, The War President.’

Untuk persiapan aksi besar-besaran, mahasiswa akan terlebih dahulu melakukan audiensi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis 4 Maret 2010 sekitar pukul 12.00. Para mahasiswa akan meminta kepada MUI untuk mengeluarkan fatwa haram untuk menerima kedatangan Obama.

Aksi massa akan dilakukan dalam dua gelombang. Untuk di Ibukota Jakarta, pada gelombang pertama rencananya dilaksanakan pada Jumat 5 Maret 2010 sekitar pukul 14.00 di depan gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Kemudian aksi gelombang kedua akan diselenggarakan pada Jumat 12 Maret 2010 sekitar pukul 14.00 di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jalan Medan Merdeka Selatan.

Kemudian dari Kedubes Amerika Serikat, para mahasiswa akan long march ke depan Istana Merdeka di Jalan Medan Merdeka Utara.

Fikri mengungkapkan dalam demonstrasi nanti akan diselingi aksi teatrikal seperti melemparkan sepatu untuk mengusir Obama. Selain itu pembacaan puisi seruan tolak Obama.

Sebelumnya VIVAnews memberitakan Presiden Obama untuk pertama kalinya akan mengunjungi Indonesia pada Maret ini.

Kunjungan ini dimaksudkan untuk menjalin kekuatan kerjasama di bidang keamanan dan kesejahteraan.

Obama rencananya didampingi keluarga yang terdiri dari isterinya Michelle dan puteri mereka, Malia dan Sasha.

Seperti diketahui, Obama sempat melewatkan sebagian masa kecil di Jakarta. Dan dia sempat pula mengenyam pendidikan di Sekolah Dasar Negeri 01 Besuki, Menteng.

Selain ke Indonesia, Obama juga direncanakan ke Australia untuk membahas perkembangan nuklir dengan petinggi militer Australia.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
DIANA
14/03/2010
Fadli : kok merestui penjajahan ??? antar negara kan saling terkait ? apa produk asing juga modul penjajahan ? Berpikir logis,,,,,nabi aja menjalankan hubungan silaturrahmi antar negara, Orang yg berpikiran picik........sama dengan buta
Balas   • Laporkan
DIANA
14/03/2010
Fadli : kok merestui penjajahan ??? antar negara kan saling terkait ? apa produk asing juga modul penjajahan ? Berpikir logis,,,,,nabi aja menjalankan hubungan silaturrahmi antar negara, Orang yg berpikiran picik........sama dengan buta
Balas   • Laporkan
ridanto
12/03/2010
Obama tidak jauh beda dengan Bush, yang tangannya berlumuran darah dan yang tidak memiliki rasa belas kasih sedikitpun. Ia misalnya, hingga sekarang tidak sedikitpun mengungkapkan rasa simpati terhadap para korban tragedi Gaza setahun lalu. Jangankan simp
Balas   • Laporkan
frida
11/03/2010
Amerika.........siapapun presidennya ideologi tetep imperalis. Ma'af negara penjajah dilarang masuk negeri kami tercinta !
Balas   • Laporkan
supri
11/03/2010
Amerika........siapapun presidennya, ideologinya tetep sekuler liberal. Maaf....negara penjajah dilarang masuk negeri kami tercinta !!!
Balas   • Laporkan
Abu Musa
10/03/2010
Status Negara AS adalah Muhariban Fi'lan karena secara langsung memerangi umat Islam. Karena itu, Islam mengharamkan kaum Muslim melakukan hubungan dalam bentuk apapun dengan AS, termasuk menyambut kedatangan presidennya, apalagi menjadikannya sebagai sah
Balas   • Laporkan
Ampunilah mereka
10/03/2010
Allah tidak menyarankan agar kita menghakimi sesama kita,tapi sebaliknya kita dianjurkan untuk mengasihi sesama kita manusia.
Balas   • Laporkan
Salim
10/03/2010
Kedatangan Obama Hanya akan memperpanjang masa penjajahan dan penderitaan Ummat akibat Hegemoni Kapitalisme. Obama wajib diTolak! Semua pihak harus disadarkan untuk menolak obama. Hanya dengan Khilafah Ummat MERDEKA! Jangan jadi pecundang yang untuk
Balas   • Laporkan
rahman
09/03/2010
haram hukumnya menerima musuh, tangan obama berlumuran darah saudara kita muslim.......
Balas   • Laporkan
rahman
09/03/2010
haram hukumnya menerima musuh, tangan obama berlumuran darah saudara kita muslim.......obama tak beda dengan bush....
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ