Metro

Polisi Selidiki Kelemahan Produksi RAV4

Hingga kini polisi belum bisa menyimpulkan penyebab kecelakaan tersebut.

Selasa, 9 Maret 2010, 11:46 WIB
Eko Priliawito, Sandy Adam Mahaputra
Mobil polisi di antara kendaraan yang rusak (VIVAnews/Maryadie)

VIVAnews - Polisi berharap penyelidikan dengan pemanggilan sejumlah saksi ahli dapat mengetahui penyebab kecelakaan guna menghindari kejadian serupa.

"Kami akan selidiki secara komprehensif, apakah unsur kelalaian atau kelemahan produksi mobil," ujar Kepala Seksi Kecelakaan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Herman Ruswandi, Selasa 9 Maret 2010.

Hingga kini polisi belum bisa menyimpulkan penyebab kecelakaan tersebut. "Kita akan lihat apakah penyebabnya faktor jalan, manusia atau dari kendaraan itu sendiri yang bermasalah," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Johanson Ronald Simamora menambahkan polisi hanya bisa memberikan dugaan berdasarkan fakta yang ditemukan di Tempat Kejadian Perkara.

Selanjutnya pihaknya meminta bantuan dari Toyota guna mendapatkan kepastian. "Kami menduga ada kesalahan produksi, tapi jelasnya ya harus tunggu dari Toyota," kata dia.

Seperti diketahui, kecelakaan maut itu terjadi pada Jumat 26 Februari sekitar pukul 23.00 WIB.

Mobil Toyota RAV4 bernopol B 8095 NL yang ditumpangi lima remaja dari SMA Kristen Iman Pengharapan dan Kasih (Ipeka) Tomang, Jakarta Barat.

Mobil saat itu mengarah dari jalan layang Kuningan menuju Jalan Lattuharhari, Jakarta Pusat, dalam kecepatan tinggi.

Saat membelok, kendaraan menghantam pembatas jalan hingga akhirnya mobil tersebut terhempas. Rio Hartanto (18), pengemudi mobil tersebut tewas seketika setelah sebelumnya tubuh Rio tersangkut di balkon rumah pejabat Departemen Agama di samping restoran Izzi Pizza.

Nikita Putri (17) dan Alvin Januar Tantriyadi (17) juga ikut tewas. Sementara dua teman lainnya, Nicolas dan Lisya, terakhir mengalami kritis.

Sementar ini, polisi menemukan fakta bahwa pedal rem mobil tidak berfungsi saat mobil itu berbelok ke kiri dengan kecepatan tinggi di Jalan HR Rasuna Said ke arah Jalan Lattuharhari, Menteng, Jakarta Pusat.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Abu Dhani
13/03/2010
Seharusnya Polisi memanggil Komite Keselamatan Transportasi Nasional juga ...
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ