Metro

Mengaku TNI, Pengangguran Larikan Taksi

Setelah pengejaran selama 30 menit, pelaku ditangkap di kawasan Jakarta Timur.

Selasa, 9 Maret 2010, 18:28 WIB
Eko Priliawito
Diborgol (canada.com)

VIVAnews - Mengaku sebagai anggota TNI, seorang pemuda nekat melarikan taksi yang sedang ditinggal pengemudinya di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa 9 Maret 2010 dini hari tadi.

Peristiwa perampokan Taksi Gamya yang dikendarai Ahmad Sugiarto berawal saat korban diminta menjemput pelanggan di kawasan Jalan Kran V, Kemayoran, Jakarta Pusat, sekitar pukul 04.00.

Tapi saat menunggu pelanggannya, Ahmad didatangi seorang pemuda berperawakan tegap dan mengaku sebagai anggota TNI dan segera minta diantar ke kawasan Jakarta Timur.

karena tidak ingin membuat kecewa pelanggannya, Ahmad kemudian keluar dan meninggalkan taksi dalam keadaan menyala untuk memberi tahu pelanggannya.

Belum lagi melangkah jauh, Ahmad melihat taksi B 1065 LK dengan nomor pintu 465c miliknya dilarikan pelaku.

Warga sekitar yang mengetahui peristiwa itu, segera mengejar pelaku. Sementara, Ahmad segera menghubungi rekannya sesama supir taksi untuk memantau keberadaan taksinya.

Setelah dilakukan pengejaran selama 30 menit, pelaku berhasil ditangkap di depan Hotel Gran Menteng, Matraman, Jakarta Timur.

"Berhasil ditangkap setelah taksi yang dilarikan tersebut dipalang (dihalangi) oleh taksi milik rekan korban yang turut melakukan pengejaran, yaitu Dulrahim dan Ade" ujar Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Hamidin didampingi Kapolsek Kemayoran, Kompol JR Sitinjak.

Pelaku yang merupakan perantau asal Sumbar dan tidak memiliki pekerjaan ini sempat dikeroyok massa hingga babak belur, namun kemudian pelaku berhasil diamankan petugas. Kepada wartawan, pelaku mengaku baru pertama kali melakukan kejahatan ini. Ia nekad mencuri Taksi untuk dijual kembali.

Sementara uang hasil penjualan akan dipergunakan untuk uang pulang kampung dan modal usaha. Atas aksi pencuriannya ini, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP. "Ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara" ujar Hamidin.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ