VIVAnews - Kawasan Latuharhari, Jakarta Pusat, kini masuk dalam salah satu daerah paling rawan kecekaan lalu lintas (black spot).
"Di kawasan itu memang sering terjadi kecelakaan dan sudah banyak korban," kata Kepala Divisi Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Boy Rafli Amar, Rabu 10 Maret 2010.
Menurutnya, kawasan Latuharhari memang kurang rambu peringatan. Selain itu, setelah jembatan, lebar jalan di area ini memang menyempit sehingga membuat kendaraan harus lebih hati-hati.
Boy melanjutkan kecelakaan yang terjadi juga bukan hanya kendaraan roda empat melainkan juga kendaraan roda dua. "Lagi pula, jalannya lurus sehingga banyak pengemudi yang memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi," katanya.
Kecelakaan yang paling parah terjadi 28 Februari 2010 yang menewaskan tiga remaja. Itu sebabnya, pemasangan rambu-rambu di kawasan itu sudah mendesak.
Mengenai kasus kecelakaan maut itu, kini masih dalam penanganan polisi dengan memanggil sejumlah saksi ahli.