VIVAnews – Polda Metro Jakarta Raya menyatakan siap mengamankan Ibukota Jakarta selama kunjungan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Jakarta yang rencananya dilakukan pada 20-22 Maret 2010.
“Kami bekerjasama dengan Mabes Polri dan TNI,” kata Kepala Divisi Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Boy Rafli Amar.
Salah satu cara yang dilakukan ialah membentengi Ibukota Jakarta dari kemungkinan datangnya teror.
Mengenai rencana demonstrasi mahasiswa untuk menolak kedatangan Obama, Boy mengatakan polisi tidak bisa melarang mereka, asalkan tidak dilakukan secara anarkis.
“Kami tidak mungkin melarang, tapi yang diperhatikan, aksi itu harus sesuai undang-undang,” katanya.
Ditanya mengenai apakah ada larangan demo di lokasi tertentu, terutama selama kunjungan Obama, Boy mengatakan bahwa obyek vital seperti dalam lingkungan Istana Kepresidenan dan instalasi militer memang tidak diperkenankan dijadikan tempat berunjuk rasa.
Sebelumnya VIVAnews memberitakan selama melakukan kunjungan, Obama dijadwalkan mengikuti sejumlah agenda penting, di antaranya rapat tentang pembahasan kerjasama bilateral dan mengunjungi Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.