Metro
Ulama HTI Tolak Obama

Syafi'i Ma'arif: Mengapa Harus Menolak Obama

"Biar saja datang ke sini. Bila dibandingkan dengan Bush, Obama jauh lebih lunak."

Sabtu, 13 Maret 2010, 18:55 WIB
Siswanto, Suryanta Bakti Susila
Mantan Ketua Umum Muhammadiyah, Syafi'i Ma'arif (Antara/ Udin)

VIVAnews - Sejumlah ulama Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Jawa Barat dan Sulawesi Selatan menyerukan penolakan terhadap rencana kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Jakarta Maret 2010 ini. Tapi, sikap berbeda dikemukakan ulama Muhammadiyah Buya Syafi'i Ma'arif, Sabtu 13 Maret 2010. Menurutnya, sah saja Obama datang ke Indonesia karena diundang oleh negara.

"Bagi saya, mengapa harus ditolak. Biar saja datang ke sini. Bila dibandingkan dengan Bush, Obama jauh lebih lunak, walaupun belum membuat puas," kata pendiri Ma'arif Institute itu.

Apalagi, kata Buya Syafi’i, Presiden Obama pernah tinggal dan bersekolah di Sekolah Dasar Negeri 01 Besuki, Menteng, Jakarta Pusat.

"Dia pernah tinggal disini cukup lama, kan. Kalau sekalian bernostalgia mengunjungi SD-nya bersekolah atau apa yang dulu pernah dikunjunginya, baik saja itu."

Menurut Buya, Obama menjanjikan hubungan baik dengan umat Islam. Meski menyadari janji Obama itu belum sepenuhnya terbukti, Buya memandang realistis bahwa Obama juga harus menghadapi dinamika politik dalam negeri.

"Obama sendiri tidak mudah menghadapi kongres, senat, juga lobi Yahudi dan lain-lain," katanya.

Mengomentari seruan penolakan dari sejumlah kalangan, Buya menilai hal itu wajar. Sebab, umat Islam memang beragam. Tapi, dia mengingatkan kepada mereka yang akan menyambut kedatangan Obama dengan demo, agar tetap melakukannya dengan damai dan tertib.

“Jangan pakai perkataan yang memancing emosional dan mengundang antipati," katanya.

Salah satu kelompok yang akan demo, yakni mahasiswa yang tergabung dalam Aksi Nasional Mahasiswa.

Menurut keterangan Fikri dari Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus, aksi penolakan akan dilakukan secara serentak di kota-kota besar di Indonesia, terutama di Ibukota Jakarta. Aksi ini mengusung tema ‘Tolak Obama, The War President.’

• VIVAnews
Rating
Komentar
pudjo wardoyo
19/03/2010
silahkan datang Obama.. jgn hiraukan HTI..mereka hanya sebagian kecil orang yang kurang kerjaan.. alias cari muka..dah jelek soalnya
Balas   • Laporkan
pudjo wardoyo
19/03/2010
Untuk arsyah : jgn menghubung2hubungkan kedatangan obama dgn islam. itu adl kunjungan bilateral 2 negara. demi kemajuan negara kita. jgn picik pandangan anda.kayaknya itu seperti sentimen anda terhadap agama lain. ngaca bung!
Balas   • Laporkan
agen obama
18/03/2010
KITA MEMANG HARUS MENERIMA DAN MENGHORMATI KEDATANGAN OBAMA. JANGAN KAYA HTI DAN ULAMA YANG MENOLAK. BIARIN AJA UMAT ISLAM DI IRAK, AFGAN, PAKISTAN DIBUNUHI SAMA TENTARA AMERIKA, KAN SALAH MEREKA SENDIRI, KITA UMAT ISLAM DISINI NDAK USAH AMBIL PUSING. DOL
Balas   • Laporkan
iqbal
14/03/2010
idealisme indonesia tambah hancur... presiden penjajah kok disambut. katanya indonesia anti penjajah. terkutuklah indonesia... nasionalis ga punya nyali.. spiritualis sama. tolak dong obama, biar indonesia punya nilai tawar tinggi d dunia bahkan di akhera
Balas   • Laporkan
donny prisa
14/03/2010
he he he jadi sewot....
Balas   • Laporkan
apriyanto
14/03/2010
Obama merupakan Pemimipn negara kapitalis amerika yg menjarah .merampok kekayaan alam indonesia.lihatlah freeprot, blok cepu... Aneh ada Pemimpin perampok kok disambut sebagai tamu dengan sambutan luar biasa. rumah saya aja kalo ada perampok saya tendang
Balas   • Laporkan
apriyanto
14/03/2010
Obama merupakan Pemimipn negara kapitalis amerika yg menjarah .merampok kekayaan alam indonesia.lihatlah freeprot, blok cepu... Aneh ada Pemimpin perampok kok disambut sebagai tamu dengan sambutan luar biasa. rumah saya aja kalo ada perampok saya tendang
Balas   • Laporkan
Endro
14/03/2010
Selamat datang Obama, kami bangsa cinta damai dan jauh dari kebencian.
Balas   • Laporkan
Mase Solo
13/03/2010
Alhamdulillah Bapak Safii ini bagus pendapatnya.
Balas   • Laporkan
yogi astanto
13/03/2010
Selamat datang Obama... ah pusing ma Demo.... dah enek !!!!!
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ