VIVAnews - Jika Anda berwisata ke Taman Impian Jaya Ancol di akhir pekan ini, bisa menemukan hal yang menarik. Ya, sebuah tempat sampah. Lalu apa menariknya sebuah tempat sampah?
Menariknya adalah tempat sampah ini adalah tempat sampah raksasa yang pernah dibuat. Tempat sampah ini pun sudah mencatatkan di Museum Rekor Indonesia (MURI).
Tempat sampah ini merupakan hadiah dari Yayasan World Wildlife Fund (WWF) Indonesia. Mereka menyerahkan dua replika tempat sampah raksasa dengan ukuran tinggi 3 meter dan lebar 1,5 meter kepada Taman Impian Jaya Ancol.
Karena ini ukurannya yang jumbo dan baru pertama kali terjadi di Indonesia, maka pemberian dua replika ini langsung dicatat dan diberikan penghargaan oleh Museum Rekor Indonesia (MURI).
Masing-masing tempat sampah memiliki warna yang berbeda. Warna biru untuk sampah basah dan warna kuning untuk sampah kering.
Menurut Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol, Winarto seperti dikutip situs resmi Pemerintah DKI, Minggu, 14 Maret 2010, dalam satu tahun ini, Taman Impian Jaya Ancol telah dikunjungi oleh 14 juta lebih pengunjung. Diharapkan, dengan adanya tempat sampah ini, dapat dilakukan kampanye kebersihan di Ancol.
General Manager PT Pembangunan Jaya Ancol, VJ. Harwanto mengungkapkan, saat ini Ancol memiliki 750 tempat sampah permanen yang ditempatkan di setiap sudut wahana rekreasi yang berada di atas lahan seluas 155 hektar ini.
"Setiap hari volume sampah yang dihasilkan dari pengunjung Ancol kurang lebih 140 meter kubik. Volume ini akan meningkat sekitar 300 hingga 400 meterkubik ketika ada momen tertentu. Volume itu sama banyaknya ketika datangnya air pasang atau rob," katanya.
Sampah dibersihkan oleh 130 petugas kebersihan yang langsung membuangnya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.
Untuk saat ini, pihak Ancol telah melakukan pemilahan sampah dan komposting. Namun kapasitasnya masih terbilang kecil, hanya untuk memenuhi kebutuhan internal saja, yakni komposting. Pemilahan sampah ini masih dilakukan secara manual.