VIVAnews - Selain membuat jalur khusus sepeda di lingkungan RT dan RW, Pemerintah Kota Jakarta Selatan juga telah memerintahkan seluruh perkantoran untuk segera mempersiapkan parkiran khusus sepeda serta kamar mandi khusus untuk pengguna sepeda.
"Kalau perlu mereka juga menyiapkan loker dan kamar mandi untuk berganti pakaian serta mandi," ujar walikota Jakarta Selatan Syahrul Effendi kepada wartawan, Minggu 14 Maret 2010.
Syahrul menjelaskan, hal tersebut memang sebagai penunjang jalur sepeda. Karena, bila perkantoran tidak menyiapkan hal tersebut maka akan sia-sia jalur khusus tersebut.
Sementara, untuk gedung-gedung yang baru dibangun dan akan dibangun sudah diwajibkan untuk segera membuatkan tempat parkir khusus sepeda beserta fasilitasnya.
Terkait jalur yang sudah diujicobakan antara lain, jalur satu mulai dari Dukuh Atas, Blok M lanjut ke Lebakbulus. Jalur kedua adalah, Dukuh Atas, Sudirman, Senopati, Mampang Prapatan hingga Kuningan. Dan jalur ketiga mulai dari Dukuh Atas, Semanggi, Gatot Subroto, Pancoran, dan berbelok menuju Manggarai.
Pemilihan tiga jalur tersebut atas saran dari beberapa komunitas sepeda yang menyatakan jalur tersebut adalah jalur yang biasa dilewati Komunitas Bike To Work.
Selain itu, di jalur-jalur tersebut memang banyak perkantoran yang menjadi penyumbang Komunitas Bike To Work.
Namun, kata Syahrul, Pemerintah Kota Jakarta Selatan memastikan akan melakukan pembangunan jalur sepeda di RT/RW pada tahun ini. "Karena anggarannya sudah ada untuk tahun 2010 ini," imbuhnya.
"Saat ini kita dalam proses pemilihan lingkungan mana saja yang akan segera dibuatkan jalur khusus sepeda," katanya.
Dia menjelaskan, pemilihan lingkungan RT/RW untuk dibuatkan jalur sepeda guna memancing animo masyarakat terhadap penggunanaan sepeda di lingkungan mereka.
Dalam pembangunan ini, pihaknya juga telah memasukan dalam rancangan tata ruang tahun 2010-2030 mendatang. "Anggarannya sudah disiapkan, dan semuanya tergantung dari Dinas Perhubungan. Jadi, bila mereka sudah putuskan wilayah mana saja baru akan kami lakukan pembangunan," tutup