Metro

Pelaku Prostitusi di Facebook Bekerja Sendiri

Polisi akan menindak tegas pelaku yang bekerja sendiri maupun memakai mucikari.

Minggu, 14 Maret 2010, 16:41 WIB
Maryadie, Sandy Adam Mahaputra
  (Facebook)

VIVAnews - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku pelacuran cyber atau prostitusi online.

Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Agus Sutisna, Minggu 14 Maret 2010 di Jakarta, mengatakan, pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku prostitusi online. "Kita sedang melakukan pengejaran para pembuat situs dan pelakunya," katanya.

Dia menjelaskan, saat ini petugas sudah menemukan beberapa situs yang mengarah ke prostitusi online. Namun pihaknya masih terus menyelidiki pembuat situs atau mucikarinya.

Agus melanjutkan, dengan berkembangnya teknologi, para pelaku prostitusi online memiliki beberapa modus dan menggunakan beberapa situs bahkan mereka juga memanfaatkan situs jejaring sosial seperti Facebook, Friendster, Myspace dan lainnya. "Kemarin yang baru kita ungkap, mereka memanfaatkan situs-situs itu untuk menjajakan wanita," ujarnya.

Dan tidak menutup kemungkinan ada beberapa wanita yang bekerja sendiri menjajakan dirinya.

Walaupun begitu, pihaknya menegaskan akan tetap menindak dan menangkap para pelaku, baik yang melakukan sendiri maupun dengan mucikari. Dalam situs-situs tersebut biasanya mereka menawarkan beberapa wanita mulai ABG, Model sampai ibu rumah tangga dengan tarif yang beragam mulai dari harga 1-5 Juta.

• VIVAnews
Rating
Komentar
energyviva
17/03/2010
bah
Balas   • Laporkan
dwi
15/03/2010
bos di dunia maya aja.... dikejar-kejar, yang di dunia nyata di biarkan begitu saja.... pak polisi masih di bawah tekanan uang hahahahah
Balas   • Laporkan
filesraid.com
15/03/2010
wah, parah deh... entar gara2 segelintir orang seperti ini, facebook bisa dianggap merusak moral... padahal sisi positif facebook pun masih banyak yg bisa diambil manfaatnya.
Balas   • Laporkan
arjuna
14/03/2010
prostitusi by facebook merajalela,maksiatpun merajalela...so apa kata dunia?????
Balas   • Laporkan
ASEP
14/03/2010
kalau bisa jangan yg hanya di facebook, di kehidupan nyata pun harus di berantas pak.. kami dukung pak..
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ