VIVAnews - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta masih terus melakukan pemadaman dan pencarian korban di lokasi kebakaran di pabrik sandal Swallow, Jalan Kamal Raya, Jakarta Barat, Senin 15 Maret 2010.
Pagi ini satu mayat laki-laki ditemukan lagi oleh petugas dari lokasi kejadian yang berada di bagian belakang pabrik. Korban adalah petugas keamanan bernama Rengat.
Menurut petugas bernama Romli, mengenai identitas korban diketahui setelah ada rekan kerja sesama petugas keamanan mengenali ciri-ciri dari korban.
"Ada mayat laki-laki dan kebetulan ada salah satu rekan dari teman korban. Kondisi korban saat ditemukan dalam posisi tengkurap, di tengah genangan air," ujarnya.
Hingga kini ada lima korban tewas dalam kejadian kebakaran yang melanda pabrik sandal ini. Hari sebelumnya, dua mayat korban juga ditemukan dari lokasi kejadian dan pada saat kejadian ada dua mayat korban ditemukan.
Saat ini petugas masih melakukan pendingin di lokasi pabrik yang hingga kini masih terlihat adanya titik api, sebagian bangunan juga mulai runtuh dan alat berat juga diterjunkan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB) DKI Jakarta, Paimin Napitupulu menegaskan, berdasarkan penyelidikan yang dilakukan petugas ditemukan adanya unsur kelalaian sistematis di dalam pabrik. Bahkan, ada kecenderungan sistem pemadaman yang kurang baik.
Dia juga menyesalkan perhatian yang kurang ditunjukkan manajemen PT Sinar Jaya Prakarsa saat Dinas Damkar dan PB DKI Jakarta berupaya sekuat tenaga memadamkan api. Bahkan, manajemen sulit diajak berkoordinasi.