VIVAnews -- Tokoh Spiritual Anand Krishna mengaku kecewa dengan tudingan mantan muridnya yang melaporkan dirinya melakukan pelecehan seksual, Tara Pradipta Laksmi dan tiga korban lainnya.
Usai menjalani pemeriksaan selama 9 jam di Mapolda Metro Jaya, Senin 15 Maret 2010, Anand mengaku dicecar 70 pertanyaan seputar pecehan seksual yang tidak pernah dilakukannya.
"Saya klarifikasi bahwa tuduhan itu tidak benar," kata Anand Krishna kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya. Anand Krishna juga mengklarifikasi pernyataan dari saksi-saksi seperti Tara dan Sumidah yang dianggap tidak benar.
"Saya tegaskan sekali lagi, tuduhan oleh mantan murinya tidak benar dan tidak memiliki bukti yang cukup. Saya tegaskan sekali lagi bahwa tuduhan itu tidaklah benar," ia menambahkan.
Karena itu melalui Darwin Aritonang, kuasa hukumnya, Anand Krishna berencana untuk melaporkan balik atas tudingan tersebut. "Kita sedang mempertimbangkan untuk tuntut balik, karena ada statemen dari Tara dan Sumidah yang membuat Anand Krishna sakit hati, jadi tidak tertutup kemungkinan kita akan laporkan balik," ujarnya.
Meski demikian, dengan adanya pemanggilan tersebut tentunya akan membuat duduk permasalahan semakin jelas. Karena selama ini belum ada keterangan dari terlapor yakni Anand Krishna.
"Ya keterangan pak Anand nantinya akan membuat kasus ini menjadi terang benderang dan dugaan yang diajukan tidaklah benar," tegasnya.
Selain itu, pihaknya mengaku alat bukti yang diberikan oleh pelapor tidaklah kuat atau cukup dengan pasal yang dipersangkakan.