VIVAnews - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo berniat menjadikan acara parade ogoh-ogoh (simbol kekuatan roh jahat) dijadikan sebagai salah satu ajang pariwisata di DKI Jakarta.
Niatan itu disampaikan oleh Foke, sapaan Fauzi Bowo, saat memberikan sambutan dalam acara perayaan hari raya Nyepi Tahun Baru Saka 1932 di Lingkungan Monumen Nasional (Monas).
Foke dalam sambutannya menyambut baik bahwa parade ogoh-ogoh bisa dijadikan ajang tahunan di Monas. "Saya tidak melihat alasan kenapa tidak bisa melaksanakan di Monas ini," ujar Foke mengijinkan umat Hindu menggelar tawur kesange dan parade ogoh-ogoh di lingkungan Monas, Senin 15 Maret 2010.
Foke berharap dengan event ini, maka aktivitas masyarakat akan lebih baik. Ditahun-tahun mendatang, aktivitas seperti ini, kata dia, diminta agar terus diselenggarakan.
"Pawai ini adalah salah satu kepedulian dan toleransi warga Jakarta dan Jabodetabek," katanya.
"Catatan saya bahwa umat Hindu dengan seksama, saya menjamin tahun-tahun akan datang, pelaksnaan ogoh-ogoh akan bisa dipusatkan di Monas karena Monas adalah tempat milik seluruh Bangsa Indonesia," katanya.