VIVAnews – Pembangunan jembatan layang (flyover) Jalan Ahmad Yani Kota Bekasi sepanjang satu kilometer yang menghubungkan wilayah selatan dan utara sudah mulai dikerjakan awal Maret 2010. Pemerintah Kota Bekasi berharap proyek ini segera rampung sehingga manfaatnya terasakan oleh masyarakat.
Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Kota Bekasi Endang Suharyadi pada Kamis 18 Maret 2010.
Manfaat jembatan layang ini, kata Endang, antara lain akan membuka lahan ekonomi baru. Selain itu dapat menyeimbangkan perekonomian wilayah selatan dan utara.
Selain itu, keberadaan jembatan layang ini kelak diharapkan mampu menghemat waktu anggota masyarakat yang melakukan perjalanan dari selatan ke utara atau sebaliknya.
Sebab, selama ini, kedua wilayah terbelah oleh rel kereta api jurusan Jawa dan Jakarta sehingga anggota masyarakat selalu terjebak macet yang berkepanjangan setiap kali kereta api melintas.
Dalam proyek pembangunan ini, posisi Pemerintah Kota Bekasi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat hanya sebagai fasilitator regulasi. Sedangkan pembiayaan proyek yang diperkirakan mencapai Rp 170 miliar dibiayai PT Summarecon Agung Tbk. Perusahaan ini merupakan pengembang kawasan kota mandiri di Bekasi Utara.
Keterlibatan swasta atau pihak ketiga dalam pengembangan infrastruktur di Kota Bekasi sangat menguntungkan pemerintah daerah.
Endang berharap pihak swasta yang lainnya tertarik untuk ikut serta mengembangkan insfrastruktur di Bekasi.