VIVAnews – PT Jasa Marga (Persero) Tbk kini tengah membangun gerbang tol baru yang akan menggantikan Gerbang Tol Taman Mini yang telah melebihi kapasitas maksimum (overload) dalam melayani transaksi lalu lintas dari Bogor, Cibinong , dan Cibubur. Proyek ini sekaligus untuk meningkatkan pelayanan transaksi pengguna jalan tol khususnya ruas Jagorawi.
Kepala Humas PT Jasa Marga Zuhdi Saragih, Jumat 19 Maret 2010, memperkirakan proyek pembangunan gerbang tol yang berlokasi di kilometer 18+600 A, Cimanggis, tuntas pada akhir April 2010.
Menurut Zuhdi pemilihan lokasi gerbang tol di Cimanggis sudah disesuaikan dengan rencana pengembangan jaringan jalan tol radial (lingkar) yang mengelilingi kota Jakarta. Selain untuk mereduksi antrean di Gerbang Tol Dukuh (arah Kampung Rambutan) serta Taman Mini.
“Gerbang tol ini akan membantu pengguna jalan dalam mengurangi frekuensi transaksi bagi pengguna jalan asal Cibubur menjadi satu kali transaksi,” kata Zuhdi.
Gerbang tol baru ini akan memiliki sebanyak 23 gardu transaksi. Lima gardu dibangun melintang (barrier) dan 18 gardu dibangun miring.
Desain gardu miring ini merupakan yang pertama diterapkan di Indonesia. Hal ini dilakukan mengingat kondisi lahan yang terbatas, selain untuk mengefisienkan waktu serta biaya konstruksi gerbang tol.
Relokasi gerbang tol ini merupakan program peningkatan pelayanan pengguna jalan tol, khususnya di ruas Jagorawi.
Peningkatan pelayanan transaksi di Jalan Tol Jagorawi juga dilakukan di Gerbang Tol Citeureup dan Gerbang Tol Sentul dengan masing-masing membangun gardu baru untuk melayani lalu lintas di wilayah ini.