UPH Geger Karena Perkelahian Mahasiswi
Mereka tidak percaya jika Maisya bisa senekat itu, menusuk teman sekelas.
Jum'at, 19 Maret 2010, 12:14 WIB
Siswanto, Zaky Al-Yamani
Ilustrasi kekerasan (Nadya)
VIVAnews – Kasus perkelahian antara Maisya Natalia (18 tahun) dan Listya Magdalena (18 tahun) membuat geger sesama pelajar di Universitas Pelita Harapan. Mereka tidak percaya jika Maisya bisa senekat itu, menusuk teman sekelas.
"Maisya itu dikenal orang yang ramah kepada siapa saja. Selain itu, pintar dan selalu dapat nilai tinggi di kelas,” kata Deni, 18 tahun.
Setahu Deni, selama ini Maisya tidak menaruh dendam kepada teman-temannya. Itu sebabnya, dia yakin, Maisya hanya membela diri pada waktu terjadi perkelahian dengan Listya.
“Lagi pula, dia kan yang diajak Listya ke mall pakai mobil Listya," ujar Deni.
Penilaian yang bernada membela Maisya juga diungkapkan Edni, 18 tahun. Dia menyesalkan pertengkaran sampai terjadi.
Kasus perkelahian dua mahasiswi jurusan atsitektur angkatan 2008 itu terjadi kemarin sore. Terjadinya di dalam mobil milik Listya, Toyota Yaris Silver nomor polisi B 1733 BFP. Pertengkaran yang diduga karena berebut pacar berakhir dengan luka parah yang dialami Listya sehingga dia dilarikan ke RS Puri Jakarta Barat. Sedangkan Maisya diperiksa di Polsek Kembangan
"Maisya kemarin sudah boleh pulang usai diperiksa polisi. Sekarang dia shock. Keluarganya pun meminta agar teman-teman Maisya tidak dulu bertanya tentang peristiwa itu," ujar Edni.
Kasus perkelahian dua remaja puteri ini sudah dalam penanganan Polsek Kembangan. Polisi juga sudah menyita sebilah pisau yang diduga digunakan untuk melukai Listya.
"Tapi, kami belum menetapkan tersangka, karena semua korban belum bisa kami mintai keterangan. Kami masih mendalami kasus ini," kata Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Kembangan Inspektur Satu W. Aleksander.
• VIVAnews
chan
24/03/2010
gw setuju ama comment lollipop. gak mgkn kejadiannya kyk gt. sehrsnya denger keterangan dr ke-2 belah pihak,LM kan msh dlm perawatan intensif (blm stabil kondisinya),selain itu si MN hrs diperiksa scr intensif,jgn2 ada 'kelainan' alias psycho.
chan
24/03/2010
gw setuju ama comment lollipop. gak mgkn kejadiannya kyk gt. sehrsnya denger keterangan dr ke-2 belah pihak,LM kan msh dlm perawatan intensif (blm stabil kondisinya),selain itu si MN hrs diperiksa scr intensif,jgn2 ada 'kelainan' alias psycho.
Yangpinter
24/03/2010
Kalo gw jadi co yg direbutin mah ogah jadian ama yg nusuk. Salah2 ditusuk, udah psycho gitu.
reynard
23/03/2010
Indonesia memang negara yang kaya namun miskin rasionalitas dan moralitas.. gawat.. berebut pacar.. perempuan bodoh..
abdul bar
23/03/2010
emosi ... lupa diri ....nyiksa hati..sesal kemudian hari...
lila
19/03/2010
kalau memang maisya hanya membela diri,kenapa harus sampai menusuk listia sebanyak 17 kali? agak aneh sih sebenarnya kalau dibilang membela diri. maisya ada luka ga?lebih2 kalau maisya nya ga luka. yang bener aja doonnkkkk bela diri dengan 17 kali nusuk,,
shinta
19/03/2010
ini yg nulis berita siapa?
mank gk tau etika pers yah?
klo lupa atau gak tau coba belajar dulu.
ada 11 etika pers yg diterbitkan sama dewan pers!!
salah satunya : nama tersangka tidak boleh dicantumkan!!!haya boleh menggunakan inisial atau nama samaran.
Karto Prihatin
19/03/2010
Dasar anak2 orang borjuis, taunya pesta, rebutan pacar, foya2, ngesex, ngedrug. Dan pasti yang jadi panutan tuh sinetron. Lihat dong org2 yang makan aja kesulitan, tdk py rumah, tdk py kerjaan. Buka mata hati kalian. Jgn foya2 melulu.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar