Metro

Gerbang Tol Taman Mini Akan Dibongkar

Setelah Gerbang Tol Cimanggis beroperasi, maka Gerbang Tol Taman Mini tidak dioperasikan.

Jum'at, 19 Maret 2010, 13:05 WIB
Siswanto
  (Antara/ Jafkhairi)

VIVAnews - Setelah Gerbang Tol Cimanggis kilometer 18+600 A resmi beroperasi pada pertengahan 2010, maka Gerbang Tol Taman Mini tidak dioperasikan lagi. Kemudian PT Jasa Marga (persero) akan membongkarnya.

Kepala Humas PT Jasa Marga Zuhdi Saragih, Jumat 19 Maret 2010, mengatakan Gerbang Tol Taman Mini dibangun pada 1978. Sejak 2009, gerbang ini mengoperasikan sebanyak 12 gardu yang melayani rata-rata 55.000 transaksi kendaraan  per hari.

Jumlah itu lebih rendah dari lalu lintas di gerbang tol baru, Cimanggis, yang mencapai rata-rata 58.000 kendaraan per hari.

Proyek relokasi Gerbang Tol Taman Mini ke Cimanggis sendiri diperkirakan baru tuntas pada akhir April 2010.

Relokasi gerbang tol ini merupakan salah satu program peningkatan pelayanan pengguna jalan tol, khususnya di ruas Jagorawi. Mengingat, jumlah kendaraan yang melintas di Jagorawi tergolong banyak. Pada 2009 saja, kendaraan yang melintas di sana rata-rata sebanyak 330.000 unit per hari.

Peningkatan pelayanan transaksi di jalan tol Jagorawi juga dilakukan di Gerbang Tol Citeureup dan Gerbang Tol Sentul dengan masing-masing membangun gardu baru untuk melayani lalu lintas di wilayah ini.

Peningkatan pelayanan juga dilakukan di jalan tol Jakarta-Cikampek. PT Jasa Marga segera merealisasikan rencana pemindahan Gerbang Tol Pondok Gede Timur ke Cibitung (KM 29+200).

Sebab, antrean sepanjang lebih dari satu kilometer terjadi hampir setiap hari karena kapasitas transaksi di gerbang itu sudah melampaui batas maksimum.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ