VIVAnews - Kepolisian Daerah Metro Jaya menetapkan wilayah Jakarta Timur sebagai daerah yang paling rawan tingkat kejahatannya. Dalam sepekan terakhir, ada sekitar 158 kasus kriminal yang terjadi di wilayah tersebut.
Kasus itu terdiri dari pencurian kendaraan bermotor sebanyak 29 kasus, pencurian dengan kekerasan, kejahatan dengan senjata tajam dan senjata api, dan narkoba sebanyak 17 kasus.
Jumat 19 Maret 2010, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Boy Rafli menyampaikan, dari seluruh tempat di Jakarta Timur, wilayah yang paling menonjol tingkat kejahatannya adalah Pulo Gadung, Duren Sawit, Ciracas dan Kramat Jati.
Jakarta Barat menduduki ranking kedua kawasan yang rawan kejahatan yang tercatat sebanyak 123 kasus. Posisi berikutnya diduduki Tanggerang Kabupaten, yakni 114 kasus. Sedangkan Jakarta Pusat ada 108 kasus, dan Jakarta Selatan 101 kasus.
Sedangkan daerah yang paling aman adalah Kepulauan Seribu. Sebab polisi tidak menemukan catatan kriminal dari daerah ini. Untuk daerah-daerah yang masih banyak angka kriminalitasnya, aparat kepolisian akan mengintensifkan keamanannya.
“Terutama untuk kasus pencurian kendaraan bermotor yang menggunakan senjata api," katanya, Jumat 19 Maret 2010.
Kepolisian juga mengajak masyarakat mengintensifkan sistem keamanan lingkungan. Bila mencurigai ada tindak kejahatan, warga diminta langsung melapor polisi.