VIVAnews – Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengritik organisasi Islam yang menolak rencana kunjungan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Jakarta.
"Tidak ada muslim yang tidak menghargai tamunya. Itu muslim yang perlu kita pertanyakan imannya," kata Fauzi usai audiensi menyambut ‘Earth Hour’ di Taman Suropati, Jakarta Pusat, Jumat 19 Maret 2010.
Seharusnya, kata dia, muslim mampu menghormati tamu yang datang untuk bersilaturahmi.
Sebenarnya, sekarang Pemprov DKI Jakarta telah siap menerima kedatangan Obama atau tamu-tamu dari luar negeri. Tapi, seandainya Obama menunda kunjungan hingga Juni nanti, Jakarta juga tetap siap.
"Jadi kalau Presiden Obama mau datang ke Jakarta Juni, nggak masalah, ya silahkan, baksonya, dan nasi gorengnya tetap ada," kata Fauzi.
Kunjungan Obama sejatinya dilakukan pada 20-22 Maret 2010. Tetapi kemudian ditunda hingga akhir Maret. Belakangan protokol kepresidenan Amerika Serikat menunda lagi rencana kunjungan hingga Juni 2010. Penundaan jadwal ini, informasinya karena urusan dalam negeri Amerika Serikat.
Seperti diketahui, rencana kunjungan Obama ditolak oleh antara lain Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Alasannya, di antaranya, Amerika merupakan negara imperialis.
• VIVAnews